Haji Uma: Pemimpin Aceh Bek Mandum Peurele Jeut Keu Ronaldo

SENATOR asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma, meminta pemimpin di Aceh tahu posisi dan peran masing-masing. Haji Uma mengibaratkan Aceh seperti kesatuan dalam permainan bola.

“Pemimpin Aceh bek mandum peurele jeut keu Ronaldo,” ujar Haji Uma di redaksi Atjehpost.co, Rabu 12 November 2014.

Maksud perkataan tersebut, kata Haji Uma, pemimpin Aceh tidak harus merasa menjadi ujung tombak serta ketergantungan.

“Jangan merasa jika tak ada sosoknya, maka Aceh tak bisa berbuah apa pun. Seolah-olah nasib Aceh tergantung pada satu sosok itu. Saat halnya dengan sepakbola tadi. Kalau tak ada Ronaldo, Madrid kalah atau harus Ronaldo yang mencetak gol,” ujar Haji Uma.

Pemahaman seperti ini, kata Haji Uma, salah. Setiap posisi di Aceh itu saling keterkaitan. Sekecil apapun peran yang dimiliki oleh seseorang harus dihargai sehingga memiliki efek besar.

“Sama dengan UUPA. Tak harus diperjuangkan sendiri. Tapi bagaimana juga? Libatkan semua pihak dengan peran masing-masing,” kata Haji Uma.

Jika ingin Aceh meraih hasil maksimal, maka Haji Uma, menyarankan agar semua pihak di Aceh bersatu.

“Hasil akhirnya untuk Aceh. Kita ingin Aceh meraih hasil maksimal atau satu tokoh menjadi tenar? Sama halnya seperti Madrid tadi. Ingin menang atau Ronaldo saja yang jadi pahlawan,” ujarnya.[]

Baca juga:
Ini Wawancara Lengkap Fachrul Razi Soal Pemangkasan Kewenangan Wagub Mualem

  • Uncategorized

Leave a Reply