Gubernur Zaini bakal dorong percepatan dana pembangunan jalan lintas tengah Aceh

RENCANA melanjutkan pembangunan jalan multi years di lintas tengah Aceh disambut baik oleh Gubernur Zaini Abdullah. Dia meminta perencanaan ini tidak ditunda dan bahkan bisa dipercepat.

Hal ini disampaikan Gubernur Aceh Zaini Abdullah saat menerima laporan dari Kepala Dinas Bina Marga Aceh, Zahruddin di Pendopo Gubernur, Jumat, 17 Mei 2013.

Selain itu, Gubernur Zaini juga menyambut baik adanya anggaran dari Pusat melalui APBN yang diplotkan untuk pembangunan jalan ini. Bahkan, Gubernur Zaini mengatakan akan mendorong agar dana dan izin pembangunan jalan tersebut dapat terealisasi. Sehingga, kata dia, tidak ada hambatan dalam pembangunan.

Sebelumnya diberitakan, rencana pembangunan ruas jalan lintas tengah multy years yang akan dibangun tahun 2014 hingga 2015 mendatang telah disampaikan kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Jumat 17 Mei 2013.

Jalan yang akan dibangun tersebut, kata Zahruddin, merupakan jalan lintas Simpang Krueng Geukuh Aceh Utara hingga Bener Meriah, Simpang Teritip Pondok Baru, Samar Lulang hingga Peunaron. Selain itu, kata dia, juga pembangunan jalan Pereulak, Lokop, Pindang hingga Blang Keujeuren, pembangunan jalan Jeuram terhubung Lhokseumot (Nagan Raya), Ceulala, Gentenggerbang (Aceh Tengah).

Ruas jalan lainnya yang bakal dibangun yaitu jalan Babahrot (Aceh Barat Daya), Trangon, Blang Keujeuren (Aceh Tenggara), Pimpang Lawe Deski, Muara Siteken (Singkil), Geulumbang (Aceh Selatan).

Pembangunan ruas jalan Trumon, Bulohseuma (Aceh Selatan), Kuala Baru (Singkil), Ie Mirah (Aceh Selatan), Karia Muda (Singkil), ruas jalan Aceh Besar hingga Teunom (Aceh Jaya).

Pembangunan jalan tersebut, kata Zahruddin, akan dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

"Pembangunan ruas jalan tersebut diperkirakan sekitar 1700 meter lebih secara keseluruahan dan akan ditanggung dari dana APBA sepanjang 750 meter," katanya.

Saat ini rencana proyek tersebut masih dalam pembahasan tahap awal dan akan dilanjutkan pembahasan secara teknis, setelah izin prinsip pembangunan jalan keluar.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Bina Marga Aceh Zahruddin kepada Gubernur Aceh, Zaini Abdullah di Pendopo Gubernur, Jumat, 17 Mei 2013.

Namun, kata Zahruddin, untuk proyek lintas jalan yang berada di kawasan Taman Nasional Leuser akan digeser. Untuk teknis tersebut, kata dia, pihaknya akan membicarakan dengan beberapa intansi terkait terutama Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedalda) Aceh.

Selain itu pembangunan jalan lingkar Simeulue juga akan dilaksanakan pada waktu yang bersamaan.
“Setelah rapat secara teknis nanti dilakukan dan izin prinsip keluar maka akan segera dilakukan tender untuk pembangunan secepatnya,” katanya.

Sementara untuk izin prinsip, kata dia, diperkirakan bulan depan segera dikeluarkan oleh Pemerintah Aceh melalui Gubernur Aceh. Menurut Zahruddin, pertapakan jalan yang diusulkan tersebut sudah ada. Pemerintah hanya membangun dengan cara mengaspal jalan tersebut serta melebarkannya.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply