Gubernur tandatangani perjanjian kerjasama JKA 2013

GUBERNUR Aceh, Zaini Abdullah, menandatangani perjanjian kerjasama Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) senilai Rp. 419 Milyar, bertempat di pendopo Gubernur Aceh kemarin Rabu, 20 Februari 2013 .

Untuk tahun 2013, Pemerintah Aceh kembali mempercayakan PT. Askes (Persero) sebagai pengelola dan penyelenggara Program JKA.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Aceh didampingi Pemangku Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al Haytar, Ketua DPRA, Hasbi Abdullah, sedangkan PT. Askes diwakili oleh Komisaris Utama, Farid Husain, Direktur Utama, Fahmi Idris serta Direktur Kepesertaan dan Hubungan antar Lembaga PT. Askes, Sri Endang. 

Gubernur mengatakan, Pemerintah Aceh kembali bermitra untuk yang keempat kalinya dengan PT. Askes karena beberapa pertimbangan, di antaranya PT. Askes sebagai BUMN yang bergerak dalam bidang ansuransi kesehatan sudah berpengalaman mengelola asuransi kesehatan, selain itu juga hal tersebut telah diatur Undang-Undang.

Penunjukan kembali PT. Askes sebagai pelaksana Program JKA juga telah melalui evaluasi kontrak kerjasama tiga tahun sebelumnya, termasuk kajian serta tantangan yang akan dihadapi.

“Untuk membentuk badan baru yang mengelola JKA, membutuhkan waktu yang tidak sebentar.  Selain itu, dalam pelaksanaannya nanti belum tentu dapat seefisien dan seefektif yang dilaksanakan PT. Askes, sementara kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan semakin hari terus meningkat,” ujar Doto Zaini.

Mulai tahun ini , program JKA mengikutsertakan  rumah sakit swasta sebagai rumah sakit layanan JKA, baik yang berada di Banda Aceh maupun Kabupaten/Kota lainnya.

“Alhamdulillah, sejak program JKA berjalan, PT. Askes telah merekrut sekitar 200 putra putri Aceh sebagai tenaga kontrak. Dan sejak tahun ini, sebagian besar di antara mereka telah diangkat menjadi pegawai tetap di PT. Askes,” ujar Doto Zaini.

Pemangku Wali Nanggroe, Malik Mahmud mengatakan, bahwa sebenarnya Program JKA ini merupakan Ide Pemerintah Aceh Pasca MoU Helsinki, dan Aceh menjadi contoh. Hal ini merupakan suatu kehormatan, karena itu, harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

“Pasca MoU Helsinki, kami meminta agar ada sebuah program yang dapat membantu para kombatan dengan mendapatkan asuransi kesehatan gratis dari Pemerintah Aceh, dan sekarang hal ini sudah mulai berjalan dengan baik,” ujar Mentroe Malik Mahmud.  

Sementara itu Ketua DPRA, Hasbi Abdullah mengatakan, pihaknya selalu mendukung program-program Pemerintah Aceh untuk kepentingan rakyat, tak terkecuali di bidang kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur utama PT. Askes, Fahmi Idris menyatakan, penunjukan kembali PT. Askes untuk ke empat kalinya sebagai penyelenggara program JKA merupakan sebuah kepercayaan besar bagi perusahaan tersebut.

“Kami berjanji untuk menjaga kepercayaan yang diberikan Pemerintah Aceh dengan memberikan pelayanan maksimal kepada setiap pasien JKA.[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply