Gubernur Diminta Hati-hati Pilih Kepala Dinas Baru

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah diminta berhati-hati dalam memilih pimpinan Satuan Kerja Pemerintahan Aceh (SKPA). Minimal, calon kepala SKPA versi pemerintahan baru nanti, diminta tidak terlibat kasus korupsi.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Nasir Djamil, dan Koordinator lembaga Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Jumat sore 5 Oktober 2012.

“Kita minta calon kepala SKPA nanti, tidaklah yang terlibat kasus korupsi. Ini untuk mengubah imej daerah yang kini menjadi buruk gara-gara status korupsi,” ujar Nasir Djamil.

Sementara itu, Koordinator GeRAK Aceh Askhalani menambahkan, penempatan kepala SKPA yang baru nanti akan jadi penentuan arah kebijakan Aceh ke depan. Jika pucuk pimpinan SKPA masih dihuni oleh wajah-wajah lama yang kini tersandung kasus korupsi, maka dinilai tidak akan ada perubahan di masa yang akan datang.

“Saat ini banyak Kadis yang tersandung korupsi. Kita minta Doto Zaini tidak salah dalam memberikan kepercayaan, minimal tidak memilih yang tersandung kasus dugaan korupsi,” kata Askhalani.

Beberapa dinas yang diyakini tersandung kasus korupsi, ujar Askhal lagi, seperti Dinas Pendidikan Aceh, DPKKA, Dinas Pengairan, Bina Marga dan Cipta Karya serta Dinas Perhubungan Aceh.

“Hasil audit BPK Aceh dan telaah kita, semua dinas tadi terindikasi adanya kasus dugaan korupsi. Ini perlu reformasi dari Gubernur Aceh yang baru,” ujar dia.(bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply