Gubenur Irwandi Resmikan Pelabuhan Ikan Idi

ACEH TIMUR – Gubenur Irwandi Yusuf, Kamis (26/1), meresmikan operasional Pelabuhan Perikanan Idi dan sejumlah proyek yang dilaksanakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) sepanjang tahun 2008 – 2011 untuk wilayah Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang. Peresemian ini dilansungkan di Idi, Aceh Timur.

Dalam sambutannya, Irwandi mengatakan kehadiran pelabuhan perikanan ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor ikan Aceh ke luar negeri, sehingga ikan dari pantai Aceh Timur bisa langsung menyentuh pasar internasional. Dengan demikian, harganya pun akan lebih menguntungkan para nelayan dan saudagar ikan yang ada di wilayah ini.

Selain itu, dengan beroperasinya pelabuhan ini, gubernur juga mengharapkan produktivitas dan kerja keras para nelayan Aceh Timur untuk mencari ikan bisa lebih di tingkatkan lagi.

Bahkan, menurut Irwandi, pelabuhan ini juga dapat ikut mengekspor ikan dari wilayah lain di pantai timur-utara Aceh. "Ikan dari daerah lain seperti Aceh Utara, Bireun,Langsa dan kawasan lainnya di pantai timur Aceh tentu bisa menggunakan fasilitas pelabuhan perikanan Kuala Idi ini untuk tujuan ekspor,” kata Irwandi.

Selain itu, gubenur juga meresmikan secara simbolis beberapa proyek yang dibangun dengan menggunakan dana APBN dan APBA sepanjang tahun 2008-2011 di Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa. 

Di antaranya, pengadaan enam unit kapal perikanan ukuran di atas 30 GT dengan dana sebesar Rp 8,4 miliar, pembangunan Jetty Kuala Idi dengan total anggaran Rp52,2 miliar yang dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air, dan pembangunan Terminal Tipe C di Peurelak dengan total anggaran Rp9,9 miliar yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Aceh.

Selain itu, juga ikut diresmikan pembangunan jembatan Timbang Sungai Liput dan Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, masing-masing Rp14,97 milyar dan Rp23 miliar yang dikelola Dinas Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Aceh, pembangunan satu buah pesantren terpadu di Aceh Tamiang Rp28,8 miliar, dan pembangunan rumah sederhana untuk kaum dhuafa sejumlah 1.226 unit Rp76,6 miliar, masing-masing di Aceh Timur 623 unit, Kota Langsa 298 unit dan Aceh Tamiang 305 unit, yang juga dikelola oleh Dinas BMCK Aceh.

Pada kesempatan yang sama, gubenur juga menyerahkan 100 unit sepeda motor untuk imum mukim dan geuchik di Kabupaten Aceh Timur.

Sementara itu, khusus untuk pembangunan pelabuhan perikanan Idi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Razali, menyampaikan pembangunan pelabuhan itu menelan biaya  sebesar Rp 100 milyar yang bersumber dari APBN dan APBA.

Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan tanah seluas 62 Ha, fasilitas dermaga, fasilitas gedung tempat pendaratan ikan, gedung pengepakan ikan, gedung pengolahan, kios kuliner, kios nelayan, gedung alat berat, gedung es, balai pertemuan nelayan, minii pile, musala, rumah staf pelabuhan, dan kantor syahbandar perikanan. []

 
  • Uncategorized

Leave a Reply