Gratiskan akte kelahiran, Banda Aceh terima penghargaan

KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP & PA) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh atas penerbitan peraturan daerah pemberian akta kelahiran gratis atau tanpa biaya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumela kepada Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal  di Auditorium Kementerian Agama RI di Jakarta pada Selasa, 24 Juli 2013.

Penghargaan ini juga diberikan karena Banda Aceh dianggap telah berhasil melaksanakan program-program inovatif dalam upaya percepatan kepemilikan akta kelahiran.

“Hal lain yang dinilai termasuk indikator pemenuhan hak-hak anak, yaitu mendapatkan pendidikan dan kesehatan gratis, mendapatkan tempat atau taman bermain, hak tumbuh dan berkembang dan hak partisipatif,” ujar Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal kepada ATJEHPOSTcom, Rabu 24 Juli 2013.

Illiza mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat kota yang selama ini telah bekerjasama dan mendukung penuh kebijakan tersebut.

“Sejatinya penghargaan ini adalah milik masyarakat kota Banda Aceh, dimana dengan kerjasama dan kesadaran yang tinggi dari mereka kita berhasil meraih penghargaan ini. Dan masyarakat kota saat ini benar-benar telah memahami akta kelahiran adalah hak setiap anak,” ujar Illiza.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banda Aceh telah menerapkan pembuatan akta kelahiran gratis atau bebas biaya dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan ini tertuang dalam Qanun Nomor 2 Tahun 2007.

Setiap masyarakat yang ingin mengurus akta kelahiran bagi anaknya, yang masih di bawah usia satu tahun, Pemko Banda Aceh melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menggratiskan seluruh biaya pengurusan akta kelahiran. Selain Kota Banda Aceh, penghargaan ini juga diberikan kepada 33 Kabupten/Kota lain di Indonesia.

Diantaranya Kabupaten Wajo (Sulsel), Kabupaten Luwu Timur (Sulsel), Kabupaten Tebing Tinggi (Sumut), dan Mojokerto (Jawa Timur). Untuk Provinsi Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh merupakan satu-satunya pemerintah daerah yang meraih penghargaan ini.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply