Granat Bireuen gelar seminar nasional antinarkoba

DEWAN Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) Kabupaten Bireuen menggelar seminar nasional tentang pemberantasan peredaran narkoba, di aula lama Setda Bireuen, Sabtu, 27 April 2013. Seminar itu bertema “Tanpa Narkoba Selamatkan Bangsa”.
 
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Saidan Nafi, Kapolres Bireuen AKBP Yuri Karsono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen Nasrul Yuliansyah mewakili Bupati Bireuen dan seratusan peserta dari berbagai kalangan termasuk siswa.
 
Ketua DPC Granat Bireuen Bukhari mengatakan perlu peran semua pihak dalam memberantas narkoba, sebab peredaran narkoba di kabupaten ini semakin meningkat. “Peredaran narkoba di Bireuen kini bukan hanya di kalangan orang berduit, tetapi sudah merambah semua kalangan termasuk para siswa. Bukan hanya di kawasan kota, juga masyarakat di pedalaman dan pesisir,” katanya.
 
Sebab itu perlu kepedulian semua pihak, termasuk kalangan pemuda yang kemudian membentuk Granat Kabupaten Bireuen. Granat, kata Bukhari, telah terbentuk di semua provinsi. Sementara di Aceh sudah terbentuk di delapan kabupaten kota. Pengurus DPC Granat akan dilantik malam nanti.
 
“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas polisi, pemerintah dan instansi terkait, tetapi perlu peran masyarakat dan kalangan pemuda, untuk itulah antara lain kami ada di Kabupaten Bireuen,” ujar Bukhari.
 
Pada seminar tersebut tampil empat narasumber yaitu Ketua DPP Granat Brigjen Pol (Purn) Ashar Soerjobroto dengan materi tentang peran serta ormas dalam upaya penanggulangan bahaya narkoba. Akademisi Profesor H Alyasak Abubakar dengan materi terkait narkotika dalam perpspektif Islam.
 
Lalu Ketua BNNP Aceh Saidan Nafi dengan materi peran dan kebijakan pemerintah terkait upaya penanggulangan dan pemberantasan narkoba dan Kapolres Bireuen AKBP Yuri Karsono dengan materi penanggulangan tindak pidana narkotika dalam perspektif hukum.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply