Mifta Sugesty: Senang Berbagi dengan Teman Senasib

KETERTARIKANNYA pada dunia pendidikan membuat Mita, panggilan lekat Mifta Sugesty, enjoy menjadi salah satu juru mudi The Leader.

Melalui Dream Maker, Mita seolah punya kesempatan untuk ‘melampiaskan’ semua hal yang tak diperolehnya di pendidikan formal. Ia tak ingin anak-anak Aceh merasakan apa yang dulu pernah ia rasakan.

“Mita suka belajar, tapi nggak puas dengan keadaan di sekolah, dan merasa sekolah nggak mengerti keinginan Mita,” ujar gadis berkacamata ini saat berbincang di Craving Light, Batoh, Banda Aceh.

Gadis yang baru saja meraih gelar Sarjana Psikologi dari Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala itu sejak SMP suka membaca serial Totto Chan dan Paulo Freire. Waktu SMA, ia membaca buku Sekolah Itu Candu yang ditulis Roem Topatimasang. Perlahan, tapi pasti jiwa kritisnya pun terus terasah. Banyak hal yang menjadi pertanyaan dalam dirinya, tetapi tak ia temukan jawaban sesuai dengan yang diharapkan. “Rasanya kok ingin melakukan sesuatu, tapi nggak tahu apa,” kara relawan Bina Antarbudaya Indonesia ini lagi.

Akumulasi dari semua ketidakpuasan itu akhirnya melahirkan sebuah aksi. Saat SMA, bersama beberapa temannya, gadis kelahiran 22 Mei 1991 itu mengkritisi…(Baca selengkapnya di Majalah ATRA Edisi Perdana April 2015)

Leave a Reply