Gas Habis, Masyakarat Tidak Sejahtera

KETUA Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Utara, Drs. Fauzi Abubakar, M.IKom, prihatin terhadap kondisi masyarakat lingkungan ladang gas dan kilang LNG Arun.

“Hasil yang ditinggalkan dari proses produksi LNG yang demikian panjang tampak tidak sebanding. Gas habis, masyarakat lingkungan tidak sejahtera,” kata Fauzi Abubakar kepada ATJEHPOST.co di Lhokseumawe, Selasa, 14 Oktober 2014.

Ia berharap kenyataan ini menjadi pengalaman berharga bagi pemerintah daerah di Aceh. Ke depan, kata dia, jika ditemukan cadangan gas bumi maka pemda harus betul-betul mengkaji perjanjian dengan perusahaan eksploitasi sumber daya alam itu sehingga masyarakat lingkungan tidak dirugikan.

“Jangan sekedar minta lapangan bola dan bantuan untuk rumah ibadah, tapi juga penting bagaimana melahirkan industri-industri yang membawa manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat di lingkungan operasional perusahaan itu. Ini penting agar masyarakat mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Fauzi berharap pemda membuat master plant yang ril dan memberi perhatian lebih kepada gampong-gampong atau kecamatan penghasil gas bumi melalui kegiatan pembangunan bersumber dari dana bagi hasil Migas.

“Bagaimana agar gampong-gampong atau kecamatan penghasil itu memperoleh hak istimewa sehingga tampak hasil yang nyata. Jangan seperti selama ini, kesannya tidak ada perhatian khusus untuk kecamatan penghasil gas alam di Aceh Utara,” kata Fauzi.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply