Gas 3 Kilogram Langka di Lhoksukon

IBU rumah tangga dan pelaku home industry di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara mengeluhkan langkanya elpiji 3 kilogram sejak sepekan terakhir. Saat ini stok di sejumlah pangkalan sudah kosong.

Informasi yang dihimpun ATJEHPOSTcom, Senin, 2 Juni 2014, mengatakan para pedagang pengecer menjual gas 3 kilogram dengan harga bervariasi antara Rp22 ribu hingga Rp23 ribu. Bahkan sebagian pengecer di Kecamatan Cot Girek menjual hingga Rp25 ribu. 

Pemilik Pangkalan Indung Tulot Energi di Desa Cibreik, Bahtiar mengatakan, persediaan gas 3 kilogram di pangkalan miliknya sudah kosong sejak empat hari terakhir.

“Pangkalan saya mendapat jatah antara 700 hingga 750 tabung setiap bulannya. Biasanya saya jual dengan kisaran harga Rp16 ribu hingga Rp17 ribu. Tapi sudah empat hari stok habis total,” ujarnya.

Menurut Bahtiar, gas 3 kilogram seharusnya hanya digunakan ibu rumah tangga dan home industry. Tetapi yang terlihat di pasaran, warung kopi, pedagang mie dan marbatak juga menggunakannya.

“Tidak tanggung-tanggung, mereka menyimpan stok hingga lima tabung gas 3 kilogram. Sehingga para ibu rumah tangga sering tidak kebagian,” katanya.

Hal senada disampaikan Tunies, 28 tahun, pemilik pangkalan di Desa Trieng Lhoksukon. Kata dia, pangkalan miliknya mendapat jatah antara 600 hingga 700 tabung per bulan.

“Banyak masyarakat yang mencari gas 3 kilogram, tetapi sudah sepekan stok kosong di pangkalan saya,” katanya.

Sementara itu, Jamaluddin, pemilik pangkalan di Desa Pante Lhoksukon mengaku, pihaknya menerima jatah 700 tabung per bulan.

“Kelangkaan terjadi karena kurangnya pasokan ke daerah. Di sini sudah empat hari kosong dan biasanya kita menjualnya Rp18 ribu. Pelanggan kita tidak hanya berasal dari Kecamatan Lhoksukon, tetapi ada juga yang dari Kecamatan Lapang sehingga stok tidak mencukupi,” kata Jamaluddin.

Di lain pihak, Setiawati, 60, warga Kampung Baru Lhoksukon mengatakan, sejak menghilangnya gas 3 kilogram dari pasaran, ia dan sejumlah IRT lainnya kembali beralih ke gas 12 kilogram.

“Harga jual gas 3 kilogram lebih mahal dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang hanya Rp16 ribu. Saat ini dengan harga Rp23 ribu saja barangnya tidak ada,” ujarnya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply