Gaji tak dibayar 7 bulan, karyawan PDAM Tirta Mon Pase mengadu ke dewan

DEWAN Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Utara melalui Komisi C menggelar pertemuan dengan puluhan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase, Selasa, 7 Mei 2013. Pertemuan itu membahas tujuh bulan tunggakan gaji karyawan perusahaan pelat merah tersebut.

Pertemuan di ruang serba guna DPRK, dipimpin Ketua Komisi C, Azhari Cage didampingi wakil ketua Usman Abidin, sekretaris Isa Ahmadi serta anggota Komisi Bidang Keuangan tersebut. Dari eksekutif diwakili oleh Asisten I Setda Aceh Utara T. Mustafa dan Kepala Bagian Ekonomi Halidi. Sedangkan para karyawan PDAM didampingi staf Advokasi Kebijakan Publik LSM MaTA, Amel.

Dewan menggelar pertemuan tersebut merespon surat permintaan audiensi para karyawan PDAM Tirta Mon Pase yang diajukan 2 April 2013 lalu. Para karyawan menyampaikan tunggakan gaji mereka selama tujuh bulan, yaitu, jatah bulan Agustus sampai November 2012 (Desember 2012 sudah dibayar) dan Januari sampai Maret 2013.

Selain itu, mereka juga melaporkan permasalahan terkait dana pensiun yang dipotong setiap bulan dari gaji karyawan tidak disetor oleh pihak manajemen ke Dapenma PAMSI (Dana Pensiun Bersama Perusahaan Daerah Air Minum Seluruh Indonesia), iuran Jamsostek tidak disetor sejak November 2012 sampai Maret 2013. "Karyawan juga tidak mendapatkan kejelasan mengenai pajak pribadi yang dipotong oleh pihak perusahaan, sudah disetor ke pemerintah atau belum," kata Amel dari MaTA.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply