Gadis Tionghoa Ini Masuk Islam di Aceh Utara

TANAH LUAS – Dame Maryati BR manik, dara 19 tahun suku Tionghoa asal Aceh Singkil, Senin, 18 Juni 2012 memutuskan menjadi muallaf dengan mengikrarkan diri masuk islam di musala Dayah  Mudi Al-Walidi Gampong Alue Alue Kejruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Senin 18 Juni 2012, sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah masuk Islam, Dame Maryanti mengganti namanya menjadi  Siti Marhamah.

Siti Marhamah masuk Islam tanpa sepengetahuan pihak orang tua atau kerabat dekatnya. Ia rela meninggalkan rumahnya di Aceh Singkil, dan kini ‘mondok’ di Dayah Mudi Al-Walidi untuk memperdalam pengetahuannya mengenai Islam.

“Saat ini, Siti Marhamah (nama Islam Dame) belum boleh dinikahi oleh siapa pun. Ia belum bisa menghafal doa mandi junub dan doa wajib selepas Haid,” sebut Tgk T Mizwar Al-Walidi, Pimpinan Dayah Mudi Al-Walidi, yang juga menjadi pembimbing saat kalimat syahadat diucapkan oleh Siti.

“Saya memilih nama Siti Marhamah yang artinya tempat kasih sayang,” ujarnya kepada The Atjeh Post.

Siti Murhamah telah tiba di desa tersebut sejak sepekan lalu, dengan menumpang tinggal di rumah Tgk Imum Sudirman.

“Kehadiran Siti di desa ini member warna tersendiri. Saya harap masyarakat dan santri lainnya dapat membantu Siti dalam mengenal Islam,” pungkas Tgk T Mizwar Al-Walidi.

Saat hendak dimintai keterangannya, Siti Marhamah enggan berbicara. “Saya malu,” ucapnya singkat.

  • Uncategorized

Leave a Reply