Frekuensi gempa di Gayo terus menurun

FREKUENSI gempa di dataran tinggi Gayo terus menurun hingga pukul 18.00 WIB Kamis kemarin, 4 Juli 2013.

Hal ini disampaikan Kasie Geologi Dinas Pertambangan Aceh yang berada di pos pemantau gunung merapi Burni Telong, Teuku Muchlis, kepada ATJEHPOSTcom pagi ini, Jumat 5 Juli 2013.

Berdasarkan catatan mereka, gempa kecil yang disebabkan gunung Burni Telong (vulkanik) di Kabupaten Bener Meriah terjadi sebanyak 27 kali, dan gempa akibat pergeseran lempengan sesar Sumatera (tektonik) terjadi 17 kali.

"Gerakannya tidak terasa, tetapi terpantau alat seismometer," ujarnya.

Frekuensi gempa susulan itu menurun dibandingkan 12 jam sebelumnya pada Rabu, 3 Juli 2013 terhitung sejak pukul enam pagi hingga pukul enam sore, terjadi 42 kali vulkanik dan 17 kali tektonik.

Kemungkinan terjadinya gempa susulan kata Muchlis masih akan terjadi beberapa hari ke depan, sampai gerakan untuk mencapai keseimbangan berheti. Namun gempa susulan dalam skala lebih kecil dibandingkan skala pada gempa pertama yang mencapai 6,2 SR.

"Secara teori juga tidak pernah gempa susulan lebih besar," kata Muchlis.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply