FPRM gelar seminar terorisme dan aliran sesat

FORUM Peduli Masyarakat Miskin (FPRM) Langsa menggelar seminar tentang terorisme dan aliran sesat, di Aula Hotel Ramille Langsa, Minggu, 26 Mei 2013.

Peserta kegiatan seminar tersebut mewakili dua orang dari OKP dan LSM, setiap gampong  yang ada di Langsa. Sedangkan narasumber dari MPU  Langsa, Alamsyah, akademisi Abdul Manaf MAg dan mewakili Kapolres Langsa AKP Heriadi.

Ketua FPRM Langsa Nasrudin  mengatakan aliran sesat dan terorisme telah merajalela di Indonesia, termasuk Aceh. Menghentikan aksi terorisme dan aliran sesat, kata dia, bukan hanya tanggung  jawab polisi. “Melalui kegiatan ini diharapkan memberi pengetahuan kepada peserta untuk ikut berperan mengantisipasi aliran sesat dan terorisme,” katanya.

Wakil Walikota Langsa Marzuki Hamid mengatakan aliran sesat dan terorisme bukan barang baru lagi. “Ini sudah ada sejak masa silam. Pada masa nabi  banyak orang-orang  membangkang terhadap ajaran nabi," ujar Marzuki Hamid.

“Semua pihak termasuk masyarakat perlu ikut serta, praktek aliran sesat dan terorisme harus dihentikan karena dapat menghambat pembangunan Kota Langsa atau Aceh dan Indonesia,” katanya.

Menurut dia, dalam menghentikan praktek aliran sesat mesti mengacu pada keputusan  MPU Aceh sehingga masyarakat tidak main hakim sendiri. Sedangkan dalam membasmi terorisme perlu berkoordinasi dengan pihak kepolisian.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply