FPI Ancam Demo Wali Kota Jika Tak Tutup Café Langgar Syariat

FPI Ancam Demo Wali Kota Jika Tak Tutup Café Langgar Syariat

LHOKSEUMAWE –  Front Pembela Islam (FPI) mengancam akan berdemo di kantor Wali Kota Lhokseumawe. Ancaman ini dilakukakan jika desakan pihaknya tidak digubris  Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya terkait keberadaan café yang diduga melanggar syariat di kawasan Rancung, Kecamatan Muara Satu dan tempat-tempat lainnya.

“Jika apa  yang kami sampaikan tidak ditanggapi oleh pemerintah kota Lhokseumawe, aparat penegak hukum dan juga pemilik usaha tersebut, maka kami dari FPI akan mengambil upaya lainnya yakni akan berdemo ke kantor wali kota,” kata Ketua FPI Aceh, Teungku Muslim yang juga pimpinan Dayah Darul Mujahidin  Blang Weu Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, kepada Portalsatu.com, pasca melakukan aksi damai di Kawasan Pulau Seumadu, Rancung Kecamatan Muara Satu.

“Kami siap dengan segala resiko termsuk masuk penjara untuk menegakkan syariat Islam di  Aceh. Untuk saat ini kami hanya memperingati saja terlebih dahulu, agar para pemilik cafe yang menjajakan dagangannya di luar dari koridor syariat Islam untuk secara sukarela menutup tempat usahanya tersebut,” katanya.

“Kepada Pemerintah, Untuk apa Qanun syariat islam tiap tahun dibuat jika manfaatnya tidak ada. Apa yang kita lakukan seperti ini sebenarnya akan membawa malu saja? Aceh padahal dikenal dengan syariat Islam, namun seperti pemberitaan di media-media sekarang ini kan sudah bukan seperti Aceh Lagi.”

Teungku Muslim berharap pemerintah tegas mengambil sikap serius terhadap masalah syariat Islam. []

Leave a Reply