Forum Paguyuban Mahasiswa: Anggaran Naik, Kemiskinan Juga Naik

KETUA Forum Paguyuban Mahasiswa se-Aceh, Mufied Al-Akmal, menilai peningkatan anggaran Aceh masih belum bisa digunakan semaksimal mungkin untuk penurunan angka kemiskinan di Aceh. 

“Semakin lama anggaran Aceh semakin meningkat, namun angka kemiskinan semakin lama juga meningkat,” ujar Mufied, kepada Atjehpost.Co, Kamis 25 September 2014.

Kata Mufied, Pemerintah Aceh harus lebih serius dalam menyejahterakan rakyat nya dengan anggran yang berlimpah ruah di Aceh.

“Coba kita lihat pengemis di Aceh, semakin hari semakin meningkat. Seharusnya fenomena ini tidak terjadi di bumi yang katanya kaya hasil alam,” ujarnya.

Mufied juga menyesali ketidakpedulian pemerintah terhadap Irhana di Kecamatan Ule Gle, Kabupaten Pidie Jaya. Irhana merupakan salah satu potret keluarga miskin yang hanya tinggal di gubuk reot yang tidak layak huni. [Baca: Cerita Irhana dan Gubuk Reotnya]

“Dengan anggaran yang cukup banyak, tidak seharus nya kejadian seperti saudara kita Irhana kemarin yang luput dari pandangan,” katanya.

Dia meminta Pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten, agar melibatkan pemerintah gampong dalam mendata kaum miskin di Aceh. Ini  karena pejabat gampong jauh lebih tahu tentang kondisi masyarakat di desanya.

“Sangat di sayangkan kondisi Irhana saudara kita. Mereka hanya bisa mendengar saja pembangunan ribuan bahkan ratusan ribu rumah yang akan di bangun untuk kaum miskin, tapi mereka hanya bisa melihat saja, ini sangat miris,” ujarnya.

 

  • Uncategorized

Leave a Reply