Forum Komunikasi Honorer Langsa Temui Anggota Dewan

LANGSA – Forum Komunikasi Honorer 2005 (FKH 05) Kota Langsa hari ini mendatangi DPRK Langsa untuk menyampaikan tuntutan terkait pengumuman kelulusan CPNS formasi honorer K1. Formasi tersebut dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Langsa beberapa waktu lalu.

Kedatangan mereka diterima oleh Ketua Komisi A DPRK Langsa, Joni. Ketua FKH 05, Robby Rubianto, kepada Ketua Komisi A menyampaikan jika pihaknya menuntut BKPP untuk membatalkan pengumuman tersebut.

“Karena kami menilai pengumuman kelulusan CPNS K1 itu cacat hukum. Sebab Kepala BKPP Langsa, Syahrul Thaib saat ini sedang menjalani proses hukum di Polres Langsa dengan status sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan data honorer tersebut,” ujarnya, Rabu, 9 Januari 2013.

Selain itu katanya, pengumuman tersebut juga tidak terdaftar di situs resmi, namun hanya pengumuman manual saja. Hal tersebut membuat FKH 05 keberatan dengan hasil pengumuman, mereka mencurigai adanya ketidak sesuaian dengan dalam pengumuman itu.

“Kami juga mempertanyakan keabsahan Kepala BKPP Langsa mengambil data kelulusan formasi honorer K1 ini ke Jakarta. Pasalnya kasus hukum belum tuntas, mengapa ia bisa pergi ke Jakarta dengan status tersangka,” kata Robby.

Dalam kesempatan itu, FKH 05 yang diwakilkan oleh 12 orang tersebut meminta agar DPRK Langsa mendorong percepatan proses hukum dugaan kaus pemalsuan data honorer yang dilakukan oleh Syahrul Thaib.

“Kami juga mohon perhatian nasib honorer 2005 yang tidak dimasukan dalam sebanyak 320 orang,” katanya.

Sementara itu Ketua Komisi A mengatakan akan menindaklanjuti permintaan tersebut. Bahkan pihaknya besok akan memfasilitasi pertemuan antara Wali Kota, Sekdako, Ketua DPRK, Kepala BKPP dan pihak terkait dengan FKH 2005 tersebut.[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply