Facebook sudah tidak populer di kalangan remaja

SEBAGAI generasi yang dianggap kekinian, remaja sering dijadikan tolak ukur untuk mengetahui sesuatu yang sedang tren maupun tidak.

Seperti yang dilansir oleh SF Gate (3/3), Facebook misalnya, sudah tidak dianggap keren lagi di antara para remaja. Bahkan, sebagian besar berpendapat bahwa mereka sudah mulai bosan dengan Facebook.

Fakta ini pertama kali diutarakan oleh Adam Ludwin, pendiri aplikasi Albumatic. Melalui risetnya sebelum meluncurkan aplikasi tersebut, Ludwin menangkap fakta bahwa remaja hingga orang berusia 25 tahun ke bawah sudah bosan dengan jejaring sosial terbesar di dunia ini.

Hal ini juga dibenarkan sendiri oleh Branch CEO Facebook, Josh Miller. Ketika menanyai adiknya yang masih berusia 15 tahun, ditemukan kenyataan bahwa dia dan teman-teman sepantarannya sudah mulai meninggalkan Facebook dan lebih banyak menghabiskan waktu di Instagram maupun Snapchat.

Bahkan, lanjut Miller, adiknya tersebut sudah malas untuk mengakses jejaring sosial ini. "Dia mencoba mengakses Facebook seminimal mungkin," kata Miller.

Sebenarnya, kenapa Facebook sudah mulai ditinggalkan remaja?

Beberapa analis social media menganggap bahwa memang Facebook saat ini sudah kehilangan inovasinya sehingga pengguna merasa bosan. Selain itu, pengguna juga mulai beralih ke layanan yang lebih intim seperti Snapchat karena Facebook dianggap sudah terlalu terbuka.

Meski sudah ditinggalkan, kenyataannya remaja juga tidak begitu saja menghapus akun FB mereka. Hal ini dikarenakan Facebook saat ini sudah bisa digunakan untuk membuka layanan di platform lain.

Untungnya, yang jadi tujuan baru anak muda saat ini adalah Instagram yang notabene juga dimiliki Facebook. Jadi, masih ada kemungkinan bagi Mark Zuckerberg dan timnya untuk memanfaatkan hal ini baik untuk mengeruk keuntungan maupun menarik kembali pengguna Facebook.| sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply