Home Entertainment Awal Kiprah Muchsin Salsabil di Dunia Nasyid

Awal Kiprah Muchsin Salsabil di Dunia Nasyid

130
0

BERAWAL dari musisi, pria kelahiran Tambon Baroh, 09 September 1986 ini sudah terjun ke dunia musik sejak duduk dibangku SMP. Muchsin ST nama lengkapnya, dikarenakan ia satu dari tujuh personel Salsabil, pria yang bekerja di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Lhokseumawe ini sering disapa Muchsin Salsabil.

“Bermusik sudah dari SMP dan awalnya sebagai musisi. Namun mengingat larangan-larangan dari berbagai pihak untuk tidak bermain musik lagi, jadi  saya tinggalkan musik,” kata Muchsin saat dihubungi portalsatu.com, Minggu, 27 September 2015.

Pria asal Tambon Baroh Kecamatan Dewantara, Aceh Utara ini mengakui untuk tetap menyalurkan bakat seninya ia beralih ke nasyid. Karena menurutnya, selain menyalurkan bakat seni juga bisa berdakwah melalui nasyid.

Pecinta olahraga dan membaca ini mulai bergabung nasyid sejak tahun 2006 sebagai backing vocal atau pengiring vocal pertama. Ia mengakui bangga bisa menjadi salah satu yang membomingkan nasyid di Aceh. “Karena awal dari kami merintis nasyid banyak orang yang pandang sebelah mata, mungkin masyarakat masih awam terhadap nasyid ini,” ujar pemilik tinggi badan 169 itu.

Kata Muchsin, sekarang banyak lahir generasi-generasi nasyid mulai dari yang kecil hingga dewasa, bahkan sebagian sekolah dan pesantren sudah menjadikan nasyid sebagai ekstrakurikulernya.

Alumni Teknik Elektro Universitas Malikussaleh (UNIMAL) ini juga mengakui setelah penampilan nasyid ditingkat nasional itu ia lebih bayak dikenal masyarakat, khususnya Aceh. “Alhamdulillah, sekarang lebih banyak dikenal sama masyarakat, khususnya Aceh dan menjadikan saya tetap rendah hati dan bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan,” kata bendahara umum Karang Taruna Guroe Sakti Desa Tambon Baroh ini.

Selain bernasyid, Muchsin juga aktif dibeberapa forum lainnya, ia dipercayakan sebagai bendahara umum pada Forum Pemuda Sejahtera (FORPAS) Aceh Utara 2015 dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HIMATRO) UNIMAL pada 2009 lalu.

Sebelum berkarir pada PT PIM, ia juga pernah bekerja sebagai Teknisi I di PT IMA MEUKAT RAYA, Konsultan Keuangan BNI  Life Lhokseumawe dan Konsultan Pendidikan Alquran Bp. Madinatuddiniyah Al-Munawwarah.

“Buat generasi nasyid tetap semangat dan istiqamah serta kompak dengan grup nasyid. Terus kembangkan nasyid sampai ke tingkat nasional demi membawa dakwah lewat nada. Nasyid beumaju, Aceh beumeusyeuhu,” ujar anak dari pasangan Anasirmuddin dengan Ainul Mardhiah ini. [] (mal)