Embarkasi Aceh Berangkatkan Calhaj Mulai Besok Malam

Embarkasi Aceh Berangkatkan Calhaj Mulai Besok Malam

BANDA ACEH –  Embarkasi Haji Aceh siap memberangkatkan jemaah calon haji (calhaj) asal provinsi itu menuju ke Tanah Suci, Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima mulai Rabu (9/9) besok malam. Pemberangkatan jemaah dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. Kelompok terbang (Kloter) I memasuki Asrama Haji Embarkasi Aceh pada Selasa (8/9) malam.

Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh, Drs HM Daud Pakeh yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Aceh menyatakan, pihaknya sudah siap menyambut dan memberangkatkan para tamu Allah tersebut ke Tanah Suci.

“Pemberangkatan calhaj asal Aceh melalui Bandara SIM berangkat dalam gelombang II yang langsung menuju Jeddah, Arab Saudi. Kita sudah siap memberangkatkan para tamu Allah mulai 9 September ini,” ujar HM. Daud Pakeh kepada wartawan pada konferensi pers di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Aceh, Senin (7/9).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Banda Aceh, Nano Setiawan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh, Drs Adhar MH, dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Herman M.Sc yang juga Sekretaris PPIH Embarkasi Aceh, serta Kasubbag Informasi dan Humas Kemenag Aceh, H Akhyar M.Ag.

Daud Pakeh menyebutkan, Asrama Haji Aceh saat ini juga sudah siap sepenuhnya untuk menerima, memberangkatkan maupun menyambut jemaah haji, penimbangan barang, pemeriksaan kesehatan, dan verifikasi dokumen lainnya oleh petugas.

Menurut Daud, Gubernur Zaini Abdullah dijadwalkan akan melepaskan pemberangkatan jemaah haji (calhaj) Aceh yang tergabung dalam Kloter I ke Tanah Suci pada Rabu (9/9) sore usai salat Ashar di Asrama Haji.

Kloter 1 berjumlah 393 jemaah yang berasal dari Aceh Besar (193) dan Banda Aceh (195) plus lima petugas yang akan menempati Nomor Maktab 42 Wilayah Syisyah di Mekkah. Kloter I diketuai M.Iqbal S.Ag MH selaku TPHI, dan Prof Dr Misri A Muchsin MA sebagaiTPIHI serta dr Rina Erlina Wahidin, Juli Kristanto, dan Ainul Mardhiah Amirsyah sebagai dokter dan paramedis dalam TKHI.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Herman MSc menjelaskan, jumlah calhaj Aceh tahun 2015 sebanyak 3.200 orang, terdiri atas jemaah reguler 3.111, TPHD 29 orang, petugas kloter 40 orang, dan mutasi masuk dan keluar 20 jemaah.

Diganti

Menurutnya, keseluruhan jemaah tersebut telah keluar visanya dan siap diberangkatkan. Namun dalam perjalanannya terjadi penundaan berangkat sebanyak 18 orang karena sakit serta batal berangkat karena meninggal dunia yang diganti dengan jemaah nomor urut di bawahnya. ”Penundaan dalam masa waktu masih ada peluang pengurusan visa 14 orang, dan penundaan dalam masa sudah tutup visa sebanyak 4 orang karena meninggal dunia,” jelasnya.

Jika visa sudah keluar, maka calhaj Aceh sebanyak 3.196 jamaah, yang masuk manifes. Jadi, ada yang masih proses visa 14 orang. Saat ini yang sudah pasti calhaj Aceh berjumlah 3.182 jamaah. Sementara jamaah dengan risiko tinggi ialah 42, 84 persen karena menderita berbagai penyakit setelah dilakukan pemeriksaan. Sedangkan yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) hingga kemarin, 74.189 orang.

“Hingga Minggu (6/9) malam, jumlah waiting list (daftar tunggu) calon hajidari Aceh saja mencapai 74.189 orang,” jelas Kasi Sistem Informasi Haji Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Aceh, H.Zainal Arifin S.Ag, MA.

Di Arab Saudi nanti, maktab (pemondokan) calhaj asal Aceh saat berada di Makkah paling dekat berjarak sekitar satu kilometer dari Masjidil Haram. “Maktab terdekat dengan Masjidil Haram yang ditempati calhaj Aceh ada di wilayah Jarwal dan terjauh adalah wilayah Raudhah dan Syisyah,” kata Herman.

Sementara GM PT Garuda Indonesia Cabang Banda Aceh, Nano Setiawan menjelaskan, pihaknya sudah siap untuk menerbangkan jamaah haji Aceh ke Aceh sebanyak 8 kloter penuh, plus 47 jemaah yang bergabung bersama kloter asal Banjarmasin.

“Maskapai penerbangan Garuda Indonesia sudah siap 100 persen untuk memberangkatkan para tamu Allah ini ke Tanah Suci, yang semuanya berangkat pada malam hari bahkan ada yang dinihari. Doakan agar semuanya berjalan lancar, tanpa ada kendala dalam proses pemberangkatan hingga 17 September nanti,” kata Nano.[] Sumber: analisadaily.com

Foto ilustrasi

 

Leave a Reply