Ekspor Perdana dari Krueng Geukueh Memuaskan Pembeli Malaysia

EKSPOR perdana sayur-sayuran dari Pelabuhan Krueng Guekueh, Lhokseumawe, Aceh ke Malaysia berjalan lancar. Pembeli merasa puas dengan hasil ekspor tersebut.

"Hasil bongkar kentang, kubis, wortel, tomat, kunyit, kemiri kupas, kacang tanah, dan cengkeh sangat memuaskan pihak pembeli, khususnya untuk kentang, kubis, wortel dan tomat yang dipesan oleh Kementerian Pertanian (Malaysia) melalui BUMN (Badan Usaha Milik Negara) nya yaitu FAMA dan NAFASINDO," ujar T. Zulkiram Hanafiah dari PT. Pandu Buana Nusantara selaku perusahaan pengangkut barang ekspor dari Krueng Geukueh, kepada ATJEHPOSTcom, Senin, 31 Maret 2014.

Menurut Zulkiram, dengan keberhasilan trial shipment tersebut maka akan terbuka peluang untuk produk hasil pertanian Aceh di masa depan. Hasil pertanian yang diekspor dari Aceh diprediksi akan mampu meraih pangsa pasar sebanyak-banyaknya di negeri jiran tersebut.

"Asalkan harga dan mutu mampu menyaingi negara-negara pemasok lainnya, sebab Malaysia secara terbuka mengimpor produk-produk yang sama dari berbagai negara," katanya.

Zulkiram mengatakan, kondisi sayur-sayuran yang diekspor dalam rentang waktu 30 jam perjalanan masih dalam kondisi segar. Barang-barang yang sifatnya mudah rusak seperti tomat, kubis dan wortel berhasil dipasok dalam kondisi yang memuaskan semua pihak di pelabuhan Batter Trade, Klang, Selangor.

"Ke depan mudah-mudahan tidak ada lagi ekspor perdana, harus berlanjut terus dengan cara semua pihat ikut memahami persaingan harga dan mutu di pasaran internasional," katanya.

Di sisi lain, Zulkiram menyarankan agar biaya produksi harus ditekan sedemikian rupa dengan cara meningkatkan produktivitas sayuran semaksimal mungkin per hektarnya.

"Ini adalah tugas kita bersama pemerintah, petani dan eksportir, yang pasti jika biaya tinggi produk pertanian hortikultura kita susah bersaing," katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply