Protes Fee Proyek 10 Persen, Eks Kombatan Tahan Mobil Dinas Aceh Timur

Protes Fee Proyek 10 Persen, Eks Kombatan Tahan Mobil Dinas Aceh Timur

BANDA ACEH – Puluhan eks kombatan Aceh Timur menahan sementara mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Aceh Timur di Taman Ratu Safiatuddin Lamprit Banda Aceh, 9 Juni 2015.

Hal itu dikatakan mantan Panglima Sago PBB Wilayah Perlak, Syarifuddin kepada wartawan.

Dikatakan Syarifuddin, penahanan sementara mobil dinas Aceh Timur tersebut untuk meminta penjelasan dari Bupati Aceh timur terkait berbagai persoalan yang terjadi di Aceh Timur. Salah satunya adalah mereka meminta penjelasan terkait pemotongan 10 persen setiap paket proyek di Aceh Timur yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Timur.

“Kami meminta penjelasan Pemerintah Kabupatren Aceh Timur untuk menjelaskan kemana saja uang yang dipotong tersebut digunakan,” ujar Syarifuddin.

Ia juga mengatakan penahanan mobil tersebut dilakukannya sejak Selasa malam, 8 Juni 2015 sekitar pukul 23.00 WIB di anjungan Aceh Timur, Taman Ratu Safiatuddin.

Dikatakannya lagi, penahanan sementara tersebut akan dilakukan sampai ada kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengenai pemotongan uang proyek 10 persen yang selama ini dilakukan.

“Kami akan tahan sampai waktu yang tidak bisa kami sampaikan, intinya kami tahan sampai ada penjelasan mengenai potongan 10 persen uang proyek di Aceh timur,” ujarnya lagi.

Dijelaskan lagi, pihaknya menahan tiga mobil dinas, antara lain 1 unit mobil Kijang Innova dengan nomor polisi BL 154DB, 1 unit mobil Isuzu dengan nomor polisi BL 7015DB dan 1 unit mobil traveloka dengan nomor polisi BL 7012 DB.

Pihaknya juga mengatakan kalau hal ini tidak direspon oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, pihaknya akan melakukan dengan cara lain lagi sampai ada kejelasan. []

Foto mobil yang ditahan/portalsatu.com

Leave a Reply