Pemerintah Umumkan Penurunan Harga Solar

JAKARTA – Hari ini, pemerintah mengumumkan paket ekonomi jilid III. Salah satu isi paket yang bertujuan untuk memberikan stimulus ekonomi ini ialah penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebesar Rp 200/liter.

Penurunan harga minyak solar ini berlaku setelah 3 hari diumumkan hari ini. Dari Rp 6.900/liter menjadi Rp 6/700/liter.

Kementerian ESDM mengungkapkan, bahwa penurunan sebesar Rp 200/liter tersebut berasal dari efisiensi-efisiensi yang dilakukan Pertamina, misalnya dari sistem dan rantai distribusi. Penurunan harga seluruhnya berasal dari efisiensi Pertamina, tidak ada yang berasal dari pengurangan pajak.

“Itu dari efisiensi Pertamina. Jadi Pertamina melakukan supply chain, sistem, dan sebagainya. Dari Pertamina semua,” kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, Wiratmaja Puja, sebelum rapat kerja dengan Komisi VII di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Dia menambahkan, pemerintah akhirnya memutuskan untuk menurunkan harga solar, bukan premium, karena harga premium saat ini sebesar Rp 7.300/liter masih di bawah keekonomian. ‎Sekalipun Pertamina melakukan efisiensi-efisiensi, harga premium tetap tidak bisa di atas tingkat keekonomian.

“Premium kan sekarang harganya masih di bawah keekonomian, walaupun dilakukan efisiensi harga sekarang tetap masih di bawah keekonomian,” ucapnya.[] sumber: detik.com