Kementerian Kelautan Tawarkan Pulau Simeulue ke Investor

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan dipimpin Susi Pudjiastuti akan memberdayakan pulau-pulau terdepan Indonesia. Caranya, Susi menawarkan 31 dari 92 pulau terluar Indonesia hingga tahun 2019 ke investor.

Susi akan mengembangkan dan mempromosikan potensi industri perikanan lokal yang sangat besar di pulau terluar Indonesia. Para pengusaha dan investor dari dalam dan luar negeri diundang masuk.

“Kami undang pengusaha lokal, investor asing kedutaan negara bersahabat. Kita mempromosikan pulau-pulau terluar, bukan untuk menjual pulau. Perlu digarisbawahi bahasanya investasi di dalam pulau tertentu,” kata Sekjen Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Syarief Widjaja, usai pertemuan tertutup dengan Susi dan Pejabat Eselon I KKP di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Sabtu (5/9/2015).

Aturan mainnya, investor asing (Penanaman Modal Asing) dilarang masuk ke sektor perikanan tangkap. KKP juga akan mengawasi ketat proses kerjasama.

Proses produksi atau penangkapan ikan hanya dilakukan oleh nelayan lokal. Sedangkan pengusaha dan investor asing akan diarahkan masuk ke sektor hilir atau pengolahan perikanan hingga aktivitas ekspor.

“Sekarang kami dorong investor sektor hilir. Pemrosesan dan lain-lain. Kami akan tutup PMA (penanamanmodal asing) untuk perikanan tangkap. Biarkan yang menangkap nelayanan Indonesia tapi pengumpul, pedagang pengolah ikan boleh berpartner dengan rekan pengusaha dan investor,” ujarnya.

Tahap awal pada 2015, KKP akan menawarkan 5 pulau terluar, yakni Simeulue, Natuna, Tahuna, Saumlaki, dan Merauke. Pulau yang dikembangkan merupakan pulau yang berpenghuni.

Selain menawarkan, KKP terlebih dahulu akan membangun infrastruktur dasar sebagai pendorong untuk menarik investasi.

“Kami masuk lebih dulu dengan cara bangun infrastruktur seperti listrik, air, jalan, dan pelabuhan. Kalau ke-5 pulau itu sudah ada bandara. Kami masuk lebih dulu, jadi kami tidak jual pulau. Itu pulau punya kami,” ujarnya.

Selain bertujuan meningkatkan kesejahteraan penduduk lokal, rencana pemberdayaan pulau terluar bisa menjadi benteng pertahanan yang baik.

“Karena kelautan basisnya di daerah timur. Di samping juga mempertahankan titik pulau terluar. Di luar negeri basisnya bangun di luar bukan dari dalam,” tuturnya.[] sumber: detik.com

Foto: Pulau Simeulue difoto dari udara. @Ady Gondrong

Leave a Reply