Jokowi Optimis Tol Trans Sumatera-Aceh Bisa Tekan Harga Barang

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi target pembangunan ruas jalan tol Lampung  – Palembang harus selesai dalam tiga tahun ini. Presiden meminta kepada pihak-pihak terkait agar menyampaikan kepadanya jika menemukan masalah dalam pembangunan jalan tol tersebut.

“Saya akan lihat ke lapangan mana yang perlu dijewer ya dijewer kalau perlu dipotong ya dipotong. Ini untuk rakyat, jangan sampai untuk kepentingan jutaan rakyat bisa gagal gara-gara satu dua orang  atau seratus orang,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada acara groundbreaking pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di Sabahbalau, Lampung Selatan, Kamis, 30 April 2015 pagi seperti dikutip dari setkab.go.id.

Ia mencontohkan pembangunan tol JORR di Jakarta Selatan yang terhenti selama delapan tahun lantaran 143 penduduk tidak mau pindah. Padahal pembangunan tol JORR itu menyisakan 1,5 kilometer. Namun beruntung akhir masalah tersebut bisa diselesaikan sehingga pembangunan tol JORR saat itu bisa disambung hanya dalam waktu empat bulan.

“Ini yang tidak boleh terjadi di tol Trans Sumatera, kepentingan lebih besar harus diutamakan untuk kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan segelintir orang,” kata Jokowi.

Presiden mengingatkan kepada para menteri, gubernur, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam pembangunan jalan tol Trans Sumatera harus berani kalau untuk kepentingan rakyat. “Jangan takut saya akan back up untuk kepentingan itu,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, tol Trans Sumatera ini beda dengan yang lain karena lebarnya ada 120 meter. Di tengah ada jalan tol dan tol, kemudian di sebelah kanannya ada listrik transmisi tegangan tinggi, dan juga untuk jalur kereta api, bisa kereta cepat dan biasa.

Jokowi menargetkan akhir bulan Mei ini sudah harus dilakukan groundbreaking pembangunan dermaga Pelabuhan Bakauheni, Lampung agar tersambung. Menurutnya peningkatan pelabuhan sama pentingnya dengan pembangunan jalan tol.

“Ini harus terintegrasi terpadu, pelabuhannya rampung tolnya rampung, Merak rampung ini baru namanya kerja terintegrasi bukan sepotong-potong bukan parsial,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi yakin jika pembangunan jalan tol Trans Sumatera sampai Aceh rampung akan meningkatkan arus transportasi yang luar biasa. Menurutnya perjalanan dari Lampung ke Palembang relatif mahal disebabkan jarak tempuh yang mencapai 8 hingga 10 jam. Namun jika jarak tempuh tersebut dipangkas menjadi 2,5 hingga 3 jam maka biaya transportasi akan murah dan juga berdampak pada harga barang.

“Transportasi lebih cepat biaya lebih murah dan harga barang juga lebih murah. Ini tidak bisa dalam jangka pendek. Nanti suatu saat, 3-4 tahun selesai nanti akan kelihatan dan harga-harga akan kelihatan jauh lebih murah dari sekarang,” kata Jokowi.

Presiden berharap dalam tiga tahun ke depan jalan tol Lampung-Palembang sudah kelihatan, kemudian dilanjutkan pembangunan jalur kereta api, sehingga akhirnya transportasi akan murah dan harga barang juga murah.

Sebelumnya diberitakan, pada tahap awal pembangunan tol Trans Sumatera sepanjang 2.818 kilometer (km) akan dimulai dari Pelabuhan Bakauheni (Kabupaten Lampung Selatan) hingga Terbanggi Besar (Lampung Tengah).

Rencana pembangunan segmentasi konstruksi jalan Tol Trans Sumatera di Lampung akan dibangun tiga tahap. Jalan tol direncanakan melintasi Bakauheni, Lampung Selatan melewati sebelah Timur Kota Bandar Lampung hingga Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Pada tahap pertama, pembangunan akan dilakukan di jalur Bakauheni – Natar dengan panjang 104,7 kilometer. Jalan tol sepanjang 104,7 km ini akan melewati Kecamatan Bakauheni, Penengahan, Ketapang, Palas, Kalianda, Way Panji, Sidomulyo,Candipuro, Katibung, Merbau Mataram, Tanjung Bintang, Jati agung, hingga Natar di Kabupaten Lampung Selatan

Pada tahap kedua, pembangunan dilakukan di jalur Babatan-Tegineneng dengan panjang 59,202 km. Sedangkan tahap ketiga jalur Tegineneng-Terbanggi Besar sepanjang 34,135 km.

Dengan demikian total panjang Jalan Tol Trans Sumatera dari Bakauheni-Bandar Lampung-Terbanggi Besar 140,410 km.

Tampak hadir dalam acara groundbreaking Tol Trans Sumatera, itu antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono dan Menteri BUMN Rini Sumarno, dan Gubernur Lampung M Rido Ficardo, serta para bupati se Provinsi Lampung dan pejabat lainnya.[]