Home Ekbis Harga Emas Perhiasan Naik di Banda Aceh

Harga Emas Perhiasan Naik di Banda Aceh

142
0

BANDA ACEH – Harga emas perhiasan di Banda Aceh mengalami kenaikan sebesar Rp100 ribu per mayamnya, Sabtu, 19 September 2015.

“Sebelumnya Rp 1.650.000 per mayam dan hari ini naik Rp 1.750.000 per mayam, emas murni,” ujar A Sia, pemilik Toko Mas Asia di kawasan Pasar Aceh lama, Banda Aceh.

Dia mengatakan kenaikan harga emas tersebut bersandar dengan kenaikan harga dollar.

“Bila dollar naik, maka harga emas juga ikut naik,” kata Asia.

Sementara mengutip sindonews.com, menyebutkan emas global turun dari harga tertinggi dua pekan, setelah naik tajam dua hari terakhir karena keputusan Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga Amerika Serikat (The Fed) ditambahkan ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga.

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Kamis karena khawatir terhadap ekonomi global, gejolak pasar keuangan dan lemahnya inflasi.

Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.127,70/ons pagi tadi setelah naik ke harga tertinggi dua pekan USD1.133,20 di sesi sebelumnya.

Emas telah terbebani sepanjang tahun ini karena ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga dari rekor terendah. Naiknya suku bunga bisa melukai permintaan emas, namun meningkatkan dolar AS (USD).

Analis INTL FCStone Edward Meir mengatakan, melemahnya USD dan pasar saham bisa mendorong reli harga emas dalam waktu dekat, namun sepertinya akan berakhir.

“Karena Fed telah menjelaskan bahwa mereka berniat untuk menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini, pasar akhirnya akan memulai penawaran terhadap USD dan kita bisa melihat kenaikan harga emas relatif berumur pendek,” katanya, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (19/9/2015).

Sementara The Fed akan mengadakan pertemuan lagi pada Oktober dan Desember. Berdasarkan survei Reuters, Fed diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga pada Desember.[] (bna)

Laporan: Maisarah