Home Ekbis Bursa Syariah Rontok Jelang Lebaran Haji

Bursa Syariah Rontok Jelang Lebaran Haji

43
0

Bursa saham syariah benar-benar rontok jelang libur Idul Adha. Sentimen negatif regional serta rontoknya kurs rupiah membuat pelaku pasar ramai-ramai menggelar aksi jual.

Pasar modal Indonesia semakin tertekan setelah investor asing semakin aktif melepas portofolionya. Untuk sementara nett sell asing hari ini menjadi yang terbesar sepanjang pekan ini.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 23 September 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ambruk 2,950 poin (2,13%) ke level 135,388.

Indeks saham bluechips syariah juga bernasib tak berbeda jauh. Jakarta Islamic Index (JII) tergerus 14,626 poin (2,54%) ke level 561,531.

Kedua indeks acuan saham syariah ini bergerak negatif sepanjang perdagangan. ISSI bahkan sempat jatuh ke level terendah di 135,291 dan hanya menyentuh posisi tertinggi di 137,216.

Aksi jual investor menyeret 144 emiten syariah ke zona merah. Sebanyak 25 diantaranya merupakan emiten ungglan syariah.

Emiten syariah yang berhasil menembus zona positif hanya 36 emiten.

Transaksi perdagangan saham syariah jelang libur Idul Adha ini mencapai Rp 2,99 triliun.

Empat saham bluechips syariah yang menghuni daftar top gainer kali ini adalah UNTR yang naik Rp 150, INCO Rp 110, LSIP Rp 60, dan AALI Rp 25 per saham. Sementara SMGR bertahan stagnan.

Sementara saham-saham bluechips syariah yang bergerak turun adalah UNVR yang melemah Rp 1.100, SILO Rp 700, INTP Rp 625, ICBP Rp 500, dan LPPF Rp 450 per saham.

Penurunan lebih tajam dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang jatuh 99,617 poin (2,29%) ke level 4.244,427. IHSG bahkan sempat jatuh ke posisi terendah di 4,239,135.

Lantai bursa kali ini menghimpun dana investor hingga Rp 4,79 triliun dengan posisi nett sell asing sebesar Rp 690 miliar.

Dari pasar keuangan, kurs rupiah sore ini melemah 94 poin (0,65%) menjadi Rp 14.646 per dollar AS.[] Sumber: dream.co.id

Foto Ilustrasi Bursa Saham