Dubes Saudi: Awalnya saya duga cuma gempa kecil

UMUMNYA gempa berskala 5 hingga 6 skala richter tidak terlalu menimbulkan dampak kerusakan pada struktur bangunan.

Pandangan tersebut sempat hinggap dibenak Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa Bin Ibrahim Al-Mubarraq, ketika mendengar pertama sekali saat terjadinya gempa di Aceh Tengah dan Bener Meriah,  2 Juli lalu.

"Awalnya saya menduga hanya gempa kecil, tapi ternyata kerusakan yang ditimbulkan sangat besar," ujarnya pada saat mengunjungi posko transisi darurat gempa di Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu 27 Juli 2013.

Selama ini, Mustafa mengaku mendapatkan perkembangan pasca gempa di kawasan tengah Aceh itu langsung dari Wakil Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf.

"Berdasarkan berbagai informasi yang disampaikan oleh tuan Muzzakir Manaf, saya terdorong untuk melihat langsung kondisi di wilayah terjadinya bencana," tuturnya.

Menyangkut hal ini, Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM membenarkan apa yang dikatakan oleh Dubes Arab Saudi, bahwa dampak yang ditimbulkan akibat gempa sangat besar.

Sejauh ini, kata Nasaruddin, khusus di Kabupaten Aceh Tengah, korban meninggal dunia sebanyak 34 orang, 6 orang lainnya belum ditemukan.

Dampak kerusakan fisik bangunan pun, menurut Nasaruddin tidak sedikit. Data terakhir menunjukkan 13.862 rumah masyarakat mengalami berbagai tingkat kerusakan. Selain rumah, fasilitas publik juga banyak yang rusak, diantaranya kantor pemerintah mencapai 153 unit, sarana kesehatan 239 unit, sarana pendidikan dengan berbagai tingkat pembelajaran total berjumlah 381 unit, serta sarana ibadah mencapai 269 unit. Demikian juga dengan Infrastruktur jalan, 154,47 kilometer mengalami kerusakan dari tingkat ringan, sedang hingga berat.

Semua kerusakan fisik tersebut membutuhkan penanganan segera, namun khusus untuk rumah ibadah mendapat penekanan khusus dari Nasaruddin yang mengharapkan mendapat prioritas untuk dibantu oleh pihak kerajaan Arab Saudi.

Sependapat dengan Nasaruddin, Dubes Mustafa akan mendukung kebutuhan masyarakat yang sifatnya bantuan jangka panjang seperti pemulihan sarana fisik sarana publik. Hal ini dilakukan setelah mengevaluasi sektor prioritas yang sangat berdampak bagi masyarakat luas.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Arab Saudi telah membantu 5 ton kurma dan telah disalurkan kepada masyarakat korban gempa yang ditujukan sebagai penganan di bulan Ramadan.

Wagub Muzzakir Manaf yang turut mendampingi Dubes Arab Saudi hari itu, menilai bantuan yang diberikan oleh pihak Kerajaan Arab Saudi akan sangat meringankan para korban gempa.

"Bapak dan ibu jangan khawatir, bantuan Arab Saudi akan tiba pada saatnya, karena itu kita harus sabar dan menjalani cobaan ini dengan penuh ketabahan," ujar Wagub Mualem.[] (mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply