Dua roket Gaza sambut kunjungan Obama ke Israel

DUA roket yang diluncurkan dari Gaza menghantam wilayah Israel di hari kedua lawatan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama ke Israel.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis 21 Maret 2013, satu roket itu mengenai sebuah halaman rumah di Kota Sderot, sebelah selatan Israel. Sedangkan satu lagi jatuh di sebuah lapangan.

Presiden Obama sedang berada jauh di Yerusalem ketika peristiwa itu terjadi. Dia sedang bersiap-siap menuju Museum Israel. Setelah tu Obama dijadwalkan bertemu Presiden Palestina Mahmud Abbas di Ramallah, Tepi Barat.

Aksi itu diduga kuat dilakukan oleh kelompok Hamas yang saat ini menguasai Gaza. Namun hingga saat ini belum ada pernyataan apa pun dari Hamas.

Roket yang diluncurkan kali ini merupakan yang pertama menghantam wilayah Israel sejak November tahun lalu ketika Hamas meluncurkan puluhan roket saat perang delapan hari melawan Israel. Puluhan warga Palestina tewas akibat serangan Israel ketika itu.

"Kami akan mencermati Presiden Palestina Mahmud Abbas apakah dia akan mengutuk aksi serangan dari Gaza itu," kata seorang pejabat Israel.

"Kami masih ingat ketika tahun lalu roket Hamas mengenai Israel, dia (Abbas) menolak mengutuk serangan itu."

Ketika Obama menjadi kandidat presiden Amerika pada 2008 dia pernah mengunjungi Sderot. Kota itu selama ini paling sering terkena hantaman roket karena dekat dengan Jalur Gaza.

Sirene segera berkumandang di Sderot tak lama setelah serangan roket itu terjadi pukul 7.00 waktu setempat. Warga yang sedang berangkat menuju kerja dan sekolah segera menyelamatkan diri ke tempat perlindungan.

"Saya harap serangan ini hanya merusak rumah saja. Putri saya berumur delapan tahun dan istri saya sangat ketakutan. Kami hanya ingin hidup damai dan tak ingin terus lari ke tempat perlindungan," kata Yossi Haziza, warga Sderot, yang halaman rumahnya terkena hantaman roket itu.

Sejumlah demonstran Palestina pekan ini menentang kedatangan Obama ke wilayah Palestina. Mereka menuding Obama tidak berbuat banyak untuk meyakinkan Israel supaya mau mencapai kesepakatan damai.[] sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply