Dua Keluarga Asal Nias Selatan Masuk Islam di Kota Lhokseumawe

Dua Keluarga Asal Nias Selatan Masuk Islam di Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Dua Keluarga asal Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, resmi memeluk agama Islam di Gampong Hagu Selatan, Kota Lhokseumawe, Sabtu malam, 25 April 2015, sekitar pukul 20.00 WIB.

Pengucapan kalimat syahadat dipimpin oleh Imum Masjid Lama Darussalam, Teungku Salman.

Mereka yang Disyahadatkan adalah keluarga Tavonahia dakhi, 55 tahun, serta Istrinya bernama Tasuci, 50 tahun. Dimana mereka merupakan orang tua dari Nurdin, 30 tahun, yang telah menjadi mualaf terlebih dahulu beberapa tahun yang lalu dan kemudian menikah dengan Fauziah, 29 tahun, warga Hagu Selatan.

Keluarga yang lainnya adalah keluarga Kornelius Dakhi, 40 tahun, adik kandung Tasuci. Kornelius seminggu yang lalu masuk Islam bersama Ilham, keponakannya di Masjid Islamic Centre Kota Lhokseumawe. Sementara istri dan anak-anaknya baru mengucapkan dua khalimah syahadat, Sabtu malam tadi.

Istri Kornelius yang disyahadat yakni Sanubari, 35 tahun, serta anaknya Sijulman, 12 tahun, Lestaria, 10 tahun, Darniati, 8 tahun, serta Rikasih yang baru berusia 2,5 tahun.

Usai mengucapkan syahadat, Teungku Salman berpesan agarwarga ini terus mempelajari ajaran Islam dan mengamalkannya.

“Tidak hanya secara simbolis mengucapkan syahadat, karena itu merupakan gerbang untuk masuk Islam,” kata Teungku Salman.

Proses pensyahadatan berlangsung lancar, dan hikmat.

Kornelius Dakhi, kepada Portalsatu.com, mengatakan ia memilih masuk Islam tanpa paksaan dari orang lain.

“Sudah sejak beberapa kali saya ke Aceh dan berkeinginan masuk agama Islam. Saya ingin mencari ilmu dengan sungguh-sungguh nantinya. Perasaan saya saat ini senang dan bahagia dengan agama dan nama baru saya sekarang,” ujarnya tersenyum.

Laporan: Datuk Haris Molana

Leave a Reply