Dua Intel TNI Tewas Setelah Diculik Kelompok Bersenjata

Dua Intel TNI Tewas Setelah Diculik Kelompok Bersenjata

LHOKSUKON – Dua anggota intel Kodim Aceh Utara tewas akibat ditembak setelah diculik kelompok bersenjata api di pedalaman Nisam Antara, Aceh Utara, 23 Maret 2015. Kedua korban adalah Sersan Dua Hendrianto dan Sersan Satu Indra.

Pantauan portalsatu.com, jenazah kedua korban dievakuasi hingga tiba di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe, Selasa, 24 Maret 2015, sekitar pukul 11.30 Wib.

TNI di kamar mayatDanrem-011/Lilawangsa Kol. Inf Daniel kepada para wartawan mengatakan kedua korban diculik oleh kelompok bersenjata api ilegal setelah pulang dari rumah Tengku Daud, salah seorang Imum Mukim di Kecamatan Nisam Antara, Senin kemarin sekitar pukul 16.00 Wib.

“Jenazah kedua korban ditemukan tadi malam (di pedalaman Nisam Antara), kemudian (tadi) pagi dicek ke lapangan, barusan kita evakuasi,” ujar Daniel, beberapa saat setelah jenazah kedua korban tiba di kamar mayat RS Kesrem.

“Ada beberapa luka tembak di badan, dan sekarang jenazahnya sedang dirawat (di kamar mayat),” kata Danrem saat ditanya kondisi korban.

Soal rencana pemakaman  jenazah kedua korban, Danrem menyebutkan, “Nanti kita koordinasikan dengan keluarga korban. Karena korban ini satu dari Palembang, satu dari Jambi. Nanti kita koordinasikan dengan keluargannya apakah dimakamkan di sini atau di kampung asalnya.”[]

2 thoughts on “Dua Intel TNI Tewas Setelah Diculik Kelompok Bersenjata

Leave a Reply