Dua ABK Asal Indonesia Ditabrak Taksi di Australia

DUA ABK asal Indonesia dilaporkan ditabrak taksi di Bandara Tullamarine, Melbourne, Australia pada Rabu, 11 Juni 2014. Saat itu, keduanya sedang bertolak kembali ke Indonesia.

Kantor berita Australia, ABC News, menyebutkan salah satu korban mengalami luka parah karena terjepit di antara taksi yang menabraknya dan sebuah mobil. Kedua korban diketahui bernama Ismail Marjuki berusia 31 tahun dan Auliya Rakhman, 30 tahun.

Dua pria itu bekerja sebagai teknisi kapal di PT Timur TSM Indonesia. Ismail mengalami luka yang cukup parah, karena dia terhimpit dua kendaraan. Dia langsung dilarikan ke RS Royal Melbourne untuk menerima pengobatan medis.

"Ismail Marjuki mengalami luka cukup parah di bagian kaki karena tertabrak taksi dari belakang, saat akan menurunkan barang dari mobil van yang ditumpanginya. Sementara Auliya tidak mengalami luka, tetapi dalam kondisi masih trauma," tulis perwakilan KJRI di situs resminya.

Malang, menurut laporan Herald Sun, kaki Ismail terpaksa diamputasi. "Dokter tidak berhasil menyelamatkan kaki sebelah kiri pria berusia 31 tahun itu. Akhirnya, lutut dia diamputasi," tulis Herald Sun.

Ketika ABC News menghubungi pejabat konsuler di KJRI Melbourne, Erwin Rinaldi, tidak bisa memastikan apakah operasi amputasi sudah berlangsung. Media pun sulit memperoleh keterangan dari RS mengenai kondisi Ismail, karena mereka ingin menjaga kerahasiaan pasien.

Sempat terjadi kesimpangsiuran mengenai identitas Ismail, karena sebelumnya dia dilaporkan sebagai turis. Koran lokal Australia menyebut kedua WNI itu sebagai pengusaha. Namun, ABC News berhasil memperoleh konfirmasi bahwa keduanya bekerja sebagai ABK.

Sementara Auliya, telah diterbangkan oleh pihak KJRI kembali ke tanah air pada hari ini. Sopir taksi yang menabrak dua WNI telah diperiksa oleh polisi. Apabila terbukti bersalah, maka dapat dituntut dengan sejumlah pelanggaran dalam mengemudi. | sumber: viva.co.id

  • Uncategorized

Leave a Reply