Drama Penalti dan Air Mata Bahagia Julio Cesar

MATA kiper Timnas Brasil, Julio Cesar, berkaca-kaca. Cesar menangis bahagia usai mengantarkan Brasil lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2014 setelah menyingkirkan Chile lewat drama adu penalti. 

Cesar menjadi pahlawan kemenangan Selecao setelah menahan dua penalti pemain Chile, Alexis Sanchez dan Mauricio Pinilla. Setelah bermain 1-1 sampai babak perpanjangan waktu berakhir, Brasil menang 3-2 dalam drama adu penalti kontra Chile. 

Mantan penjaga gawang Inter Milan ini pun mengaku emosional dengan kemenangan yang cukup dramatis tersebut. Cesar mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukungnya melewati masa-masa sulit. 

"Saya berterima kasih kepada rekan-rekan setim. Saya emosional, tak bisa berkata-kata, tapi juga senang,” ungkap Cesar, seperti dilansir Soccerway, Minggu 29 Juni 2014. 

"Hanya Tuhan dan keluarga saya bisa mengerti apa yang saya lalui dan saya masih akan melalui hari ini. Mereka memberi saya begitu banyak kekuatan,” sambungnya.  

Cesar juga mengaku belum bisa melupakan kegagalan Brasil di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Ketika itu, Selecao disingkirkan Belanda di perempatfinal. Tangisannya usai Brasil menyingkirkan Chile juga merupakan kelegaan Cesar, karena menanggung beban berat tampil di depan publik sendiri. 

"Saya menangis putus asa empat tahun lalu, tapi sekarang tangisan saya adalah air mata kebahagiaan. Masih banyak pertandingan yang tersisa untuk dimainkan, tapi saya bermimpi merayakannya," jelas Cesar. 

"Kami mengharapkan pertandingan yang sulit, meskipun berjalan baik di babak pertama. Setelah Chile menyamakan skor, kami dalam masalah. Ini rumit, karena kami bermain di kandang sendiri dan dengan tekanan sangat besar," tuturnya.  | sumber: viva.co.id

  • Uncategorized

Leave a Reply