DPRK Aceh Timur Bahas Rancangan Qanun

IDI – Usai rapat paripurna pada 4 September lalu, kini Badan Legislasi DPRK Aceh Timur kembali menyampaikan pendapat terhadap tujuh Rancangan Qanun (Raqan) kabupaten setempat.

Rapat Paripurna IV tersebut dihadiri oleh 25 anggota dewan dan dilaksanakan di Ruang Sidang Komisi A DPRK Aceh Timur, Selasa 23 Oktober 2012.

“Semua anggota dewan yang hadir telah menandatangani daftar hadir pada hari ini. Dengan demikian kuorum telah terpenuhi dan rapat pada hari ini dinyatakan sah,” ujar Wakil Ketua DPRK Aceh Timur, Tgk. Hasanuddin.

Adapun ketujuh Raqan yang dibahas, diantaranya; Raqan Penertiban Hewan, Raqan Retribusi Jasa Usaha, Raqan Retribusi Perizinan Tertentu, Raqan Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan BUMG, Raqan Pemerintahan Mukim, Raqan Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal, dan Struktur Organisasi/Tata Kerja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi DPRK Aceh Timur, Ahmad Emda mengatakan pembahasan tujuh Raqan tersebut merupakan solusi yang baik.

"Supaya nantinya akan tercapai suatu tujuan perbaikan Raqan dalam berbagai bidang. Hal tersebut dapat bermanfaat baik bagi pemerintah dan masyarakat," kata dia.

Menurutnya, dalam melahirkan suatu produk hukum tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Sebelumnya, unsur-unsur filosofis, yuridis, dan islami harus dicermati dan terakomodir dengan baik.

"Juga harus disesuaikan dengan syariat Islam serta mengikuti ketentuan yang diatur dalam Perpu. Ini penting memberikan perlindungan, kepastian, dan terhindar dari tindakan melawan hukum."

Adapun hasil pembahasan terhadap tujuh Raqan yang menghasilkan perbaikan, perubahan, dan penambahan pada beberapa bab dan pasal diantaranya; Raqan tentang Penertiban Hewan Ternak, Raqan tentang Pemberian Insentif, Raqan Kemudahan Penanaman Modal, Raqan tentang Pemerintahan Mukim, dan Raqan tentang Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan BUMG.

Sementara tiga Raqan lainnya tidak mengalami perubahan karena telah sesuai dengan ketentuan yang mengatur tentang hal tersebut. Hadir dalam Rapat Paripurna IV tersebut, Bupati Aceh Timur Hasballah, Sekdakab Aceh Timur Syaifannur, asisten Setdakab, dan para kepala dinas Pemkab Aceh Timur.(bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply