DPRA Minta Pemerintah Aceh Audit Proyek Bermasalah

DPRA Minta Pemerintah Aceh Audit Proyek Bermasalah

BANDA ACEH – DPR Aceh mendesak Pemerintah Aceh segera melakukan audit proyek bermasalah sumber dana APBA 2014. Desakan itu merupakan poin terakhir dari rekomendasi DPR Aceh terhadap LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2014 yang disampaikan dalam rapat paripurna di gedung dewan, Jumat, 5 Juni 2015, malam.

Wakil Ketua III DPR Aceh Dalimi, S.E. Ak., yang membacakan rekomendasi itu mengatakan seluruh hasil temuan dalam rangka pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2014 yang dilakukan Pansus I sampai X merupakan kondisi riil yang terjadi di lapangan.

Karena itu, DPR Aceh merekomendasikan agar Laporan Pansus I sampai X dapat dijadikan dokumen resmi oleh Pemerintah Aceh sebagai dasar perbaikan ke depan sekaligus menjadi acuan para kepala SKPA dalam merencanakan berbagai program dan kegiatan yang tepat sasaran, berkesinambungan, berkelanjutan, tuntas dan dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat.

“Terhadap beberapa temuan Pansus yang memberi penilaian adanya dugaan hasil pembangunan yang “bermasalah”, maka DPR Aceh mendesak Pemerintah Aceh segera melakukan audit di bawah koordinasi Inspektorat Aceh atau lembaga pengawas fungsional lainnya,” ujar Darmili.

DPR Aceh juga mendesak Pemerintah Aceh segera menginventarisir kegiatan pembangunan yang “bermasalah” atau hasil pekerjaan yang belum bisa difungsikan dan kegiatan-kegiatan masih membutuhkan penanganan lanjutan. “DPR Aceh meminta Pemerintah Aceh segera menyelesaikan berbagai kegiatan pembangunan yang bermasalah tersebut,” kata Wakil Ketua III DPR Aceh.

Diberitakan sebelumnya, DPR Aceh menilai Pemerintah Aceh masih sangat lemah dan terkesan lalai dalam merealisasi kerja sama terkait rencana investasi bidang energi. (Baca: Rencana Investasi DPRA Kelalaian Pemerintah Berpotensi Rugikan Aceh).[]

Foto Wakil Ketua III DPR Aceh Darmili.new-logo-webtorial1

Leave a Reply