DPR Aceh: Gubernur Harus Membuka Diri

DPR Aceh: Gubernur Harus Membuka Diri

BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh dari Dapil Bener Meriah dan Aceh Tengah, Adam Mukhlis, meminta Gubernur Aceh, untuk membuka diri terhadap masyarakat. Salah satu caranya, mengatur ulang sistem protokoler yang diberlakukan di pendopo saat ini.

“Kalau protokoler itu bisa diatur ulang. Intinya selaku pejabat public, gubernur harus membuka diri. Sama hal dengan kita, DPR Aceh,” kata Adam Mukhlis yang dihubungi portalsatu.com, terkait aksi puluhan anggota KPA Linge yang mengepung pendopo Gubernur Aceh, Minggu 7 Juni 2015.

Apalagi, kata Adam, keberadaan gubernur memiliki dua status di mata eks kombatan.

“Pertama selaku pemimpin dengan rakyatnya. Dan kedua, sebagai orang tua di organisasi,” ujar politisi Partai Aceh ini.

Sebelumnya diberitakan, puluhan anggota KPA Linge mengepung pendopo Aceh, Minggu 7 Juni 2015. Anggota KPA ini mengaku sudah beberapa hari mencoba bertemu dengan gubernur tapi gagal. Sayangnya, karena gubernur sedang tidak berada di pendopo, para anggota KPA ini dilarang masuk ke pendopo oleh pihak keamanan.

Akhirnya, anggota KPA Linge hanya bisa berdiri di pintu gerbang sebelum akhirnya diterima 6 perwakilan oleh Humas Serta Aceh.

new-logo-webtorial1

Leave a Reply