Doto Zaini: Aceh Tenggara Miniatur Indonesia di Aceh

KUTACANE – Bupati Aceh Tenggara Hasanuddin diminta membangun komunikasi harmonis dengan semua pihak, termasuk dengan para tokoh yang sebelumnya berbeda pandangan politik.

Hal itu diungkapkan Gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam sambutannya ketika melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara, Hasanuddin dan Ali Basrah, Senin 24 September di Gedung Olahraga Kutacane.

“Ingat, saudara berdua bukan lagi milik partai pengusung, tapi sudah menjadi milik seluruh rakyat Aceh Tenggara. Oleh sebab itu, saudara harus mampu menyatukan semangat dan kebersamaan demi melaksanakan amanah rakyat,” ujar Doto Zaini.

Apalagi, kata Doto Zaini, Hasanuddin telah berpengalaman sebagai bupati di wilayah itu pada periode 2007-2012.

Seharusnya pada periode kedua ini, kata Doto Zaini, sosok yang bersangkutan bisa lebih memacu pembangunan di wilayah tersebut, sehingga Aceh Tenggara tampil sebagai salah satu penopang ekonomi Aceh di wilayah tengah.

Aceh Tenggara, kata Doto, salah satu wilayah paling strategis di Aceh. Selain karena letaknya berbatasan langsung dengan Sumatera Utara, kabupaten ini dinilai Doto juga memiliki keunikan dan potensi sumber daya alam yang cukup kaya.

"Salah satu keunikan itu, antara lain, soal kemajemukan masyarakatnya, sehingga membuat Aceh Tenggara sangat kaya dengan keanekaragaman. Kemajemukan itu tidak hanya dari sisi etnis, bahasa, dan budaya, tapi juga agama. Bisa saya katakan, Aceh Tenggara adalah miniatur Indonesia yang ada di Aceh,” kata Doto Zaini.[] (rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply