Dituduh berbohong, Andrea Hirata perkarakan blogger

RENCANA gugatan hukum yang akan dilakukan novelis terkemuka Andrea Hirata terhadap seorang blogger Damar Juniarto ramai dibahas di Kompasiana maupuan linimasa Twitter, Rabu (20/2/2013) ini.

Andrea Hirata berencana menggugat blogger tersebut karena merasa dituduh berbohong soal penerbitan buku Laskar Pelangi versi Bahasa Inggris.

Masalah tersebut berawal dari tulisan Damar berjudul "Pengakuan Internasional Laskar Pelangi: Antara Klaim Andrea Hirata dan Faktanya" yang diunggah di Kompasiana pada 13 Februari 2013 lalu.

Dalam tulisan tersebut, Damar mengkritik klaim Andrea Hirata yang menyatakan bahwa hampir 100 tahun tidak ada karya sastra anak bangsa yang mendunia. Menurut dia, banyak penulis lain yang karyanya juga mendunia.

"Ketika Andrea Hirata menyatakan bahwa hampir seratus tahun tidak ada pembuktian ada karya anak bangsa mendunia, dengan mudah saya kategorikan Andrea Hirata lagi-lagi sedang melakukan klaim. Karena faktanya tidak benar demikian," tulis Damar.

Ia menyatakan, Pramoedya Ananta Toer juga diakui karyanya di dunia bahwa sastrawan dari Indonesia yang pernah dinobatkan sebagai kandidat peraih Nobel Sastra. YB Mangunwijaya juga mendapatkan pengakuan internasional. NH Dini, yang hampir menjadi kandidat Nobel juga termasuk.

Damar juga menuding Andrea melakukan kebohongan publik dengan cara sengaja menutup-nutupi fakta penerbit buku Laskar pelangi di Amerika Serikat. Sebelumnya, Andrea mengaku bukunya diterbitkan Farrar, Straus and Giroux?, salah satu penerbit besar yang terkenal menerbitkan karya-karya peraih Nobel Sastra maupun Pulitzer.

Namun, menurut penelusurannya, sebenarnya penerbit buku Andrea bukanlah FSG melainkan Sarah Crichton Books, imprint dari FSG, yang menerbitkan beragam karya sastra dan fiksi dan non-fiksi komersil.

"Berdasarkan fakta ini, ada detil kecil yang tidak disampaikan kepada kita sebagai pembaca/publik oleh Andrea Hirata. Informasi mengenai imprint dipotong dan diklaim bagian FSG hanya untuk kepentingan pencitraan (marketing), seolah-olah benar ada seorang penulis dari Indonesia yang telah kontrak dengan FSG," tulis dia.

Andrea Membantah

Tulisan itulah yang membuat Andrea memutuskan untuk mengugat secara hukum dan menunjuk Yusril Ihza Mahendra dari Ihza dan Ihza Law Firm sebagai kuasa hukumnya. Kompasianer yang juga seorang wartawan Agus Hermawan, Rabu, pagi menulis penjelasan Andrea yang diterimanya lewat email itu dalam tulisan "Andrea Hirata Menjawab: Penulis Indonesia Mencari Keadilan."

"Saya memutuskan untuk mencari keadilan atas tudingan yang sangat tidak benar," ujar Andrea.

Menurut Andrea, Damar Juniarto telah menuding bahwa Laskar Pelangi edisi Amerika sesungguhnya diterbitkan oleh Sarah Crichton Books, bukan oleh FSG, New York. Sedangkan selama ini ia selalu mengaku Laskar Pelangi edisi Amerika diterbitkan oleh FSG dan tidak pernah menyebut Sarah Crichton Books.

Dikesankan oleh Damar bahwa FSG hanya menerbitkan buku sastra kelas tinggi sehingga Laskar Pelangi tak pantas. Laskar Pelangi hanya pantas diterbitkan Sarah Crichton Books yang menurut Damar hanyalah sebuah penerbit buku-buku komersial dan bukan penulis yang dikenal.

"Tudingan ini bukan hanya membuat saya terzalimi karena pembaca akan menuduh saya telah melakukan kebohongan publik, namun Damar Juniarto telah pula melecehkan Sarah Crichton Books dan begitu banyak penulis bermutu yang telah diterbitkan Sarah Crichton Books. Dengan pengetahuan yang kurang memadai tentang sistem penerbitan buku internasional bahkan tanpa memahami makna imprint Damar Juniarto telah menuding dengan sangat keliru," jelas Andrea.

"Kenyataannya adalah saya tidak punya kontrak penerbitan dengan Sarah Crichton Books. Kontrak penerbitan saya (author contract) hanya dengan FSG," ujar Andrea yang menyertakan surat perjanjian dengan FSG.

Menurut Andrea, FSG adalah penerbit Laskar Pelangi edisi Amerika. Sedangkan Sarah Crichton adalah sebagai editornya. Karena kontribusi editing itu Sarah Crichton Books mendapat Honor Imprint untuk dicantumkan sebagai penerbit dengan nama berdampingan dengan nama FSG di beberapa publikasi Laskar Pelangi edisi Amerika. | sumber: kompas.com

  • Uncategorized

Leave a Reply