Ditipu, Pengusaha Asal Medan Ini Kehilangan Rp 1,4 Miliar

JAKARTA – Witya Pushen, pengusaha asal Polonia, Medan, menjadi korban penipuan sebesar Rp 1,4 miliar. Berawal dari keinginannya untuk membebaskan salah satu keluarganya yang dibui atas kasus narkoba, dia malah mengalami nasib sial itu.

"Korban coba dibantu, dengan syarat menyiapkan anggaran untuk tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto di ruang kerjanya, Senin, 4 Juni 2012.
"Korban minta tolong kepada yang katanya 'orang atas'," ujar Rikwanto.

RH, jelas Rikwanto, bisa membantu kalau korban bersedia menyerahkan sejumlah dana demi memuluskan pembebasan tahanan salah satu keluarga atau ipar korban itu. Menurut RH kepada korban, tambah Rikwanto, dana itu akan didistribusikan untuk Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab, Direktur Reserve Kriminal Umum Kombes Toni Harmanto, oknum BNN dan salah seorang Kapolres.

Dana pertama disetorkan korban sebesar Rp 400 juta, hingga total genap menjadi Rp 1,4 miliar pada setoran berikutnya. Witya mengenal RH di ruang tunggu ruang Kapolda Metro Jaya yang ditemuinya beberapa waktu lalu.
RH mengaku bisa membantu korban, dan kemudian melibatkan sejumlah rekannya berinisial S, AA, AS, dan D. Akhirnya, korban merasa tertipu karena janji RH tak kunjung terwujud. Per 1 Juni 2012 pukul 20.00 Witya melaporkan RH ke Polda Metro Jaya ata dasar penipuan. Hingga kini RH masih buron. "Dia (RH) otak dari penipuan ini," tandas Rikwanto. | sumber: kompas
 

  • Uncategorized

Leave a Reply