Ditemukan, galaksi baru berjarak 13,1 miliar tahun cahaya

TIM astronom internasional berhasil mendeteksi keberadaan galaksi baru yang jaraknya paling jauh dari galaksi-galaksi yang pernah ditemukan sebelumnya. Galaksi itu bernama z8_GND_5296.

Melansir BBC, 27 Oktober 2013, galaksi baru itu berhasil terlihat oleh Teleskop Hubble Space dan kemudian dikonfirmasi oleh teleskop besar Keck Observatory yang terletak di Hawaii, Amerika Serikat.

Para astronom memprediksi galaksi z8_GND_5296 terbentuk pada 13,1 miliar tahun yang lalu. Posisi galaksi baru berada di tepian alam semesta, atau tepatnya 30 miliar tahun cahaya dari planet Bumi.

"Galaksi z8_GND_5296 merupakan galaksi paling jauh yang dikonformasi pernah ditemukan," kata Steven Finkelstein, Pemimpin Penelitian dari University of Texas, AS.

Finkelstein menambahkan, galaksi z8_GND_5296 memiliki ukuran yang sangat kecil, hanya sekitar 1-2 persen dari ukuran galaksi Bima Sakti yang menjadi rumah bagi Bumi, Mars, dan planet-planet sekitarnya.

"Galaksi yang baru ditemukan ini memiliki fitur yang mengesankan, karena mampu mengubah gas dan debu menjadi bintang baru yang memiliki cahaya super terang," jelas Finkelstein.

Temuan galaksi z8_GND_5296 telah membuat semangat tim astronom untuk mengetahui alam semesta lebih jauh lagi. Tak hanya itu, tim astronom juga akan mempelajari proses fisik dari terbentuk dan evolusi sebuah galaksi.

Menurut Dr Marek Kukula, astronom di Royal Observatory Greenwich, Inggris, temuan baru ini menjadi bukti bahwa terbentuknya galaksi berhubungan dengan terciptanya alam semesta.

"Pembentukan sebuah bintang baru menjadi salah satu petunjuk untuk mengetahui bagaimana sebuah galaksi bisa terbentuk, begitu juga dengan proses alam semesta tercipta," kata Kukula.

Saat ini, tim astronom sedang mempersiapkan teleskop generasi terbaru yang lebih canggih untuk menemukan galaksi-galaksi lain.

"Perlu langkah maju untuk terus mencari galaksi-galaksi baru. Selain itu, dekat teleskop yang lebih canggih kita semakin dekat untuk menemukan bintang pertama yang terbentuk di alam semesta," tutup Kukulu.[] sumber : viva.co.id

  • Uncategorized

Leave a Reply