Ditekuk Milan, Barca salahkan lapangan San Siro

ASISTEN pelatih Barcelona, Jordi Roura, menilai buruknya kondisi lapangan San Siro menjadi salah satu faktor yang menyebabkan timnya kalah 0-2 dari AC Milan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions dini hari tadi, Kamis 21 Februari 2013.

Meski melakukan penguasaan bola lebih banyak, Barcelona tidak mampu membongkar pertahanan Milan. Alhasil, Lionel Messi dan kawan-kawan harus kalah 0-2 lewat gol Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari.

Roura, yang menggantikan posisi Tito Vilanova selama menjalani pemulihan kanker di New York, mengakui Barcelona bermain buruk. Tapi, Roura juga menyalahkan kondisi lapangan San Siro yang dinilainya tidak pantas digunakan untuk pertandingan Liga Champions.

"Sangat buruk kalah 0-2. Tapi, kami yakin jika bermain di kandang sendiri, di depan pendukung kami sendiri serta lapangan yang fit untuk kompetisi ini, kami bisa memutarbalikkan kekalahan ini," ujar Roura seperti dilansir NDTV.

Roura sendiri punya kenangan buruk dengan San Siro. Karier mantan pemain Barcelona itu tamat bermula saat mengalami cedera lutut ketika melawan Milan di San Siro pada Piala Super Eropa 1989.

Ini adalah kali pertama Milan sukses mengalahkan Barcelona di ajang Eropa sejak 2004. Roura menilai Milan pantas mendapat kredit karena menampilkan permainan bertahan yang impresif.

"Kami kesulitan mencapai area penalti mereka. Milan bertahan dengan segala kemampuan dan membuat kami sangat kesulitan," tegas Roura.

Barcelona sendiri membutuhkan kemenangan tiga gol untuk bisa melaju ke babak perempat final pada leg kedua di Camp Nou, 12 Maret 2013 waktu setempat. | sumber: vivanews

  • Uncategorized

Leave a Reply