Ditanya Soal Pembengkakan Konsumsi Listrik, Ini Kata Para Calon Bupati Aceh Utara

LHOKSUKON – Dalam sesi tiga debat Kandidat Bupati Aceh Utara 2012-2017,  panelis T Kemal Pasha menanyakan tentang solusi yang akan diberikan Calon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara terkait lonjakan konsumsi listrik yang semakin tinggi setiap tahunnya.

Mendapat pertanyaan itu yang memang wajib dijawab itu, seluruh kandidat mempunyai jawaban masing-masing.

Berikut jawaban 10 kandidat tersebut,

1. Cabup/Wabup Fajri M Kasim dan Muchtar A AL-Khutby: solusi akan mebenahi produksi skala besar yang meliputi pertanian, perkebunan, dan kerajinan.

2. Husnan Harun dan T Muttaqin: akan melihat potensi apa saja yang dimiliki Aceh Utara, seperti pertanian dan perkebunan. “Saat ini kita sedang berupaya meningkatkan produksi panen dari 5,3 ton per hektar area (Ha) per panen menjadi 10 ton per hektar per panennya”.

3. Umar HN dan Bakhtiar : menitik beratkan pada pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan. “Kita akan coba benahi sector pertanian dan perkebunan sesuai sumber yang ada. Kita juga akan mencari investor dari dalam maupun luar daerah. Kita akan mengawali dari pendidikan dan berakhir pada kesejahteraan”.

4. Ilyas A Hamid dan A Wahab Mahmudy: Sesuai dengan program tahun 2007 lalu yaitu tentang pembangunan waduk di Langkahan, Aceh Utara.

Jangan mimpi ciptakan lapangan kerja di Aceh Utara selama keamanan belum stabil. Ciptakan dulu keamanan, baru nantinya ada investor. Karena selama Aceh Utara tidak aman, maka tidak akan ada investor,” ucap Ilyas Pase yang disambut tepuk tangan hadirin.

5. Marzuki Abdullah dan Nuraini Maida: Pertanian, Peternakan dan Perikanan menjadi fokus utama. “Kita akan benahi Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, agar berfungsi dengan baik. Selain itu, irigasi dan jalan menjadi poin lainnya,” kata Nuraini Maida.

6. Martunis HZ dan Mustafa Arba: melakukan pembenahan dalam hal pembangkit listrik di Langkahan, sehingga masyarakat sekitarnya bisa mendapat fasilitas listrik gratis. “Dari segi ekonomi, kita akan benahi home industri.”

7. Misbahul Munir dan Mansur: target utama kaum lemah/kaum tertindas, kaum dhuafa dan korban konflik. “Dalam memimpin, kita akan lakukan koordinasi dengan semua pihak, mulai dari atas hingga bawah. Kita juga akan mencari investor dari dalam dan luar daerah.”

8. A Hadi Arifin dan Ridwan Lidan: melakukan pembagian tiga kawasan, yakni pesisir, pedalaman dan pegunungan. “Soal dana kita akan upayakan dari APBN, APBK, hibah atau bantuan asing.”

9. Sulaiman Ibrahim dan T Syarifuddin: menitikberatkan pada pengolahan bahan baku ke bahan jadi, seperti halnya sawit yang diolah menjadi minyak di Medan, Sumatera Utara. “Jika kita terpilih, maka akan kita bangun pabrik pengolahan minyak, sehingga sawit tidak perlu lagi dibawa ke Medan.”

10. Muhammad Thaib dan Muhammad Jamil: memeratakan hasil pertanian di semua daerah dalam kawasan Aceh Utara. “Kita coba benahi pertanian, perkebunan, perikanan dan kesehatan.”

Lho, kok jawabannya gak ada yang nyambung ya? Anda punya pendapat?[]

  • Uncategorized

Leave a Reply