Disperindagkop Aceh Barat Nilai Alasan SBPU Pasi Pinang Mengada-ada

MEUBALOH –  Kepala Dinas Pertambangan, Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Aceh Barat, Zulkarnaini mengatakan, Stasiun Pompa Bahab Bakar Umum (SPBU) Pasi Pinang mengada- ada. Tanggapan Zulkarnaini ini menilai pernyataan Pengawas SPBU Pasi Pinang yang mengataku tak tahu SPBU tidak boleh menjual minyak BBM bersubsidi kepada pengecer atau UKM tanpa ada surat rekomendasi dari Disperindagkop.

“Sosialisasi sudah dilakukan oleh instansi terkait, jadi mengada-ada bila jika mengaku tak tahu,” kata Zulkarnaini, Rabu 11 Juli 2012. Zulkarnaini justru menduga ada indikasi permainan dalam penjualan BBM bersubsidi tersebut. Zulkarnai yakin pembelian BBM bersubsidi dalam jumlah besar tersebut digunakan untuk industri.

“ Ada indikasi permainan, dalam pemberian minyak BBM bersubsidi dalam jumlah besar apalagi di luar angka rekomendasi yang dikeluarkan, dan dicurigai BBM tersebut pasti di jual ke industri,” ujarnya.

Menurut Zulkarnain, kemungkinan hal ini dilakukan untuk mencari untung yang lebih besar. Sebab, dengan menjual ke industri untungnya akan menjadi dua kali lipat, karena harga jual untuk industri sebanarnya Rp 9200 per liter. “Maka dalam beberapa hari ini juga akan memanggil pemilik SPBU dan akan ditegur,” katanya. []

  • Uncategorized

Leave a Reply