Disinyalir Tak Organik, Pupuk Bantuan Dikhawatirkan Turunkan Kualitas Kopi Gayo

REDELONG – Pupuk organik bantuan pemerintah yang diberikan kepada petani Gayo melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan Aceh Tengah dan Bener Meriah disinyalir bisa merusak kadar organik kopi Gayo.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Asosiasi Produser Fair Trade Indonesia (APFI) Mustawalad, kepada ATJEHPOSTcom, Jumat, 21 Desember 2012.

Pupuk organik tersebut katanya merupakan bantuan Pemerintah Pusat  melalui Kementerian Pertanian Bidang Rempah Penyegar yang dibiayai dari APBN tahun 2012.

Berdasarkan temuan di lapangan baru-baru ini katanya, menunjukkan bahwa pupuk tersebut terindikasi tidak organik. Indikasi tersebut katanya tidak tercantumnya logo produk organik dalam kemasan (karung plastik) sesuai dengan Standar Produk Organik di Indonesia.

Salah satu merk produk pupuk tersebut adalah Pupuk Granular bermerk Pedang Mas yang diproduksi oleh PT. Agro Tani Mandiri dari Medan, Sumatera Utara.  Pupuk ini disalurkan ke masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.

Bantuan dari pemerintah yang semula untuk kebaikan masyarakat katanya, bisa berakibat tidak baik bagi petani kopi organik Gayo. Dampaknya Badan Lisensi Organik bisa menganggap petani menggunakan pupuk bukan organik dan akibatnya lahannya harus dikonversi selama tiga tahun dan ini sangat merugikan petani kopi.

“Boleh jadi produk tersebut adalah pupuk “Organik” tetapi bukan dimaksudkan untuk digunakan pada pertanian/perkebunan organik seperti di dataran tinggi Gayo,”katanya.

Idealnya kata dia, ada persepsi yang sama antara petani kopi organik, koperasi (produser), eksportir, produsen pupuk, pemerintah dan badan lisensi tentang organik sehingga produk tersebut tidak merugikan citra kopi gayo yang menerapkan pertanian yang ramah lingkungan serta berkelanjutan.

Menyangkut hal itu, APFI telah mengirimkan surat protes ke Kementerian Pertanian di Jakarta terhadap pupuk tersebut. APFI mengharapkan agar adanya persamaan persepsi terkait produk organik yang ramah lingkungan.[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply