Disebut Balon Bupati Aceh Utara, Azhari Cagee: Saya Ikut Keputusan Jamaah

Disebut Balon Bupati Aceh Utara, Azhari Cagee: Saya Ikut Keputusan Jamaah

BANDA ACEH- Anggota DPR Aceh, Azhari Cagee, mengaku dirinya belum mengetahui isu mengenai keinginan sejumlah pihak di Aceh Utara yang ingin mengusungnya sebagai bakal calon bupati Aceh utara dari Partai Aceh di Pilkada 2017. Namun Azhari Cagee mengaku tak terkejut dengan isu tersebut.

“Memang selama Idul Fitri di Aceh Utara, saya bersilaturahmi dengan masyarakat dan tokoh di sana. Beberapa ada yang mengatakan, droneuh (Anda-red) maju saja sebagai calon bupati. Saya cuma tersenyum. Saya pikir itu cuma pemanis pembicaraan saja,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh ini yang dihubungi portalsatu.com, Rabu 22 Juni 2015.

“Kalau saya intinya, ikut keputusan jamaah. Apapun keputusan pimpinan itu kita turuti,” ujar Azhari Cagee.

Menurutnya, Aceh Utara memang butuh pemimpin yang berjiwa besar dan memiliki visi misi dalam membangun daerah.

“Saya tak bisa berkomentar mengenai pemimpin Aceh Utara saat ini atau sebelumnya. Biar bagaimana pun itukan Partai Aceh juga yang mengusungnya. Alangkah lebih arif jika pemimpin saat ini dibantu untuk mewujudkan visi misinya. Kan masih ada waktu 2 tahun,” ujar Azhari Cagee.

Ditanya jika terpilih mewakili Partai Aceh sebagai calon bupati Aceh Utara? Azhari Cagee mengaku siap.

“Saya apapun kata jamaah. Kalau saya terpilih mewakili Partai Aceh dan harus mundur dari DPR Aceh, ya siap. Namun sekali lagi, saya ikut keputusan jamaah. Dan jamaah itu ada pemimpinnya yang memutuskan baik buruknya,” kata Cagee. [Baca: Sejumlah Nama Ini Disebut-sebut Bakal Calon Bupati Aceh Utara?]

Sebelumnya diberitakan, pemilihan Calon Kepala Daerah (Pilkada) untuk tingkat provinsi dan kabupaten kota di Aceh memang masih lama atau 2017. Namun sejumlah nama bakal calon bupati dari tiap kabupaten kota mulai bermunculan. Salah satunya dari Kabupaten Aceh Utara.

Informasi yang diperoleh portalsatu.com, Partai Aceh saat ini sedang menjaring beberapa nama bakal calon bupati Aceh Utara dari internal. Baik tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) maupun DPA Partai Aceh.

“Beberapa nama-nama ini yang muncul dari daerah dan sagoe seperti Yahwa, Teungku Nie dan Azhari Cagee. Ada juga yang mengusulkan agar Cek Mad kembali maju sebagai kandidat di pilkada 2017,” kata sumber portalsatu.com dari internal Partai Aceh yang minta namanya tak dipublikasi ini, Rabu 22 Juli 2015.

Menurut anggota KPA dari Pase ini, Yahwa merupakan unsur pimpinan DPRK Aceh Utara. Sedangkan Teungku Nie adalah ketua KPA Pase. Kemudian Azhari Cagee adalah Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh.

“Kalau kita mengusulkan Azhari Cagee. Sedangkan Cek Mad kita anggap gagal dan kita tak mau masuk ke lubang yang sama,” ujarnya.

Katanya, dukungan untuk Azhari Cagee ini berasal dari daerah Sawang, Krueng Mane, Nisam, serta beberapa daerah lainnya. [] (mal)

Foto: Azhari Cagee.@Dokumen Portalsatu.com

Leave a Reply