Direktur Eksekutif NGO HAM: Penembakan Beurijuk Terindikasi Langgar HAM

Direktur Eksekutif NGO HAM: Penembakan Beurijuk Terindikasi Langgar HAM

BANDA ACEH – Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM Aceh, Zulfikar Muhammad, mengatakan penembakan Beurijuk, salah satu anggota Din Minimi, terindikasi melanggar hak asasi manusia.

“Namun dalam hal ini butuh penyelidikan resmi negara, dalam hal ini Komnas HAM,” kata Zulfikar saat ditemui usai diskusi terbuka yang diadakan oleh Asian Law Student Association (ALSA) di aula Fakultas Hukum Unsyiah, Senin, 21 September 2015.

Zulfikar sebagai salah satu pemateri dalam diskusi bertema “Penertiban Kelompok Bersenjata dalam Bingkai HAM” ini mengatakan polisi seharusnya mematuhi jalur hukum saat menegakkan hukum.

“Dalam melaksanakan operasi, pasti ada rambu-rambu yang harus dipatuhi dan harus ada mekanisme pemantauan. Dan dalam kasus ini, saya harap saksi kunci dilindungi yaitu Ismuhar,” katanya.

Ia juga turut mengapresiasi kinerja kepolisian dalam menyelesaikan kasus kelompok bersenjata yang ada di Aceh.

“Saya kira kinerja kepolisian sudah lebih maju dalam mengatasi kelompok kriminal. Kita juga berharap upaya preventif dilakukan oleh pemerintahan sipil, dan ada upaya negosiasi sehinga memunculkan kinerja yang sinergis antara preventif dan represif,” lanjutnya.[](bna)

Laporan: M Fajarli Iqbal

Leave a Reply