Dipeusijuek, ini kata Kapolres baru Aceh Utara dan Lhokseumawe

DIPEUSIJUEK atau ditepungtawari sebagai Kapolres Aceh Utara yang baru, AKBP Gatot Sujono menyatakan kekagumannya. Selama ini katanya ia belum pernah merasakan prosesi serupa sebelumnya.

“Sudah bertugas ke mana-mana baru kali ini disambut dengan meriah dan buat saya kagum,” katanya saat memberi sambutan di hadapan para hadirin di Pendopo Bupati Aceh Utara malam tadi, Senin, 17 Juni 2013.

Ia mengaku agak gugup ketika duduk di atas pelaminan dan ditepungtawari. Saat duduk di pelaminan tersebut mengingatkannya pada pesta perkawainan bersama istrinya dulu. Selain itu, ia juga mengatakan sudah tidak asing dengan mantan kapolres Aceh Utara AKBP Farid Bachtiar. “Kami dulu satu angkatan di Akpol, jadi kami sudah saling kenal,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Lhokseumawe yang baru, AKBP Joko Surachmanto. Ia mengaku takut jika kepemimpinannya nanti tidak sebaik proses penyambutan yang dilakukan. “Saya gugup, malah saya takut nantinya saya tidak bisa melakukan sebagus ini,” ujarnya.

Gatot yang menjabat sebagai Kapolres Aceh Utara berasal dari Jawa. Sedangkan  Joko, Kapolresta baru Lhokseumawe juga berasal dari daerah yang sama dengan Gatot. Hanya saja, Joko lahir dan besar di Bali.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib menggelar acara lepas dua Kapolres lama dan baru wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Aceh Utara, Muhammad Jamil, Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Tri Antoni, Rektor Unimal Apridar, anggota DPRK Aceh Utara dan para tamu undangan lainnya.

Mantan Kapolres Aceh Utara, AKBP Farid dan Kapolres Aceh Utara yang baru AKBP Gatot Sujono serta dan Kapolresta Lhokseumawe yang baru AKBP Joko Surachmanto, hadir bersama istri. Sedangkan mantan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Kukuh Santoso tidak hadir karena sedang bertugas.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply