Dipanggil Polres Soal Din Minimi, Ini Kata Direktur YARA

DIREKTUR Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin SH, mengaku siap memenuhi panggilan Polres Aceh Timur terkait pertemuannya dengan kelompok Din Minimi.

Hal ini disampaikan Safaruddin melalui telepon seluler kepada ATJEHPOSTco, Rabu 15 Oktober 2014.

“Tidak masalah. Saya siap,” ujar Safaruddin.

Bahkan, kata Safar, sehari usai pertemuannya dengan Din Minimi pun, ia sudah ke kantor Polres Aceh Timur untuk mengurus sebuah kasus.

Di Polres, Safaruddin mengaku bertemu dengan beberapa petinggi kepolisian setempat dan menjelaskan secara rinci inti pertemuaannya dengan Din Minimi.

“Mereka bertanya soal pertemuan saya dengan Din Minimi. Saya sudah jelaskan. Tak hanya mereka, siapa pun yang bertanya juga saya jelaskan,” ujar Safaruddin.

Namun yang harus diketahui oleh jajaran Polres, kata Safar, selaku pengacara ia memiliki undang-undang khusus dalam bekerja. Posisi ini, kata dia, seperti juga berlaku bagi wartawan yang memiliki undang-undang khusus.

“Jadi saya tak bisa semena-mena membuka rahasia klien. Apalagi Din Minimi menunjuk saya sebagai pengacaranya. Semua ada prosedurnya,” ujar Safaruddin.

“Saya juga dapat informasi kalau dua wartawan yang meliput Din Minimi juga dipanggil. Ini yang sangat saya sesalkan,” kata Safaruddin lagi.

Sebelumnya diberitakan, Polres Aceh Timur akan memanggil Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, SH, soal foto bareng dan pertemuan sosok tersebut dengan kelompok bersenjata Din Minimi di wilayah pedalaman Aceh Timur.

Hal ini disampaikan Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir, kepada Atjehpost.co via telepon seller, Rabu, 15 Oktober 2014.

"Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil ketua YARA untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait foto bareng tersebut," ujar Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir.

Ikuti perkembangannya dalam topik:
#Perlawanan Din Minimi

  • Uncategorized

Leave a Reply