Dilintasi mobil angkut hasil perkebunan, jembatan di Mata Ie Aceh Timur ambruk

JEMBATAN peninggalan PT Asamera Oil di Dusun Bukit Seulemat, Gampong Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur ambruk ke dasar alur saat dilewati mobil pick-up jenis Hartop mengangkut kelapa sawit hasil perkebunan warga, Selasa, 19 Februari 2013.

Warga setempat, Fazilon kepada wartawan mengatakan kondisi jembatan  berkonstruksi leger besi dan lantai kayu tersebut dibangun sekitar tahun 1980 silam dan tidak pernah direhabilitasi oleh Pemerintah Daerah.

“Sudah dua kali terperosok kenderaan ke alur saat melintasi jembatan itu. Beberapa bulan lalu jatuh truk colt yang membawa kelapa sawit dan karet hasil perkebunan andalan warga di sini,” kata Fazilon.

Menurut dia, jembatan tersebut salah satu sarana penghubung bagi masyarakat membawa hasil perkebunan seperti kelapa sawit, karet dan produksi pertanian lainnya. Jembatan ini juga menghubungkan beberapa gampong di Kecamatan Ranto Peureulak serta Peureulak Barat seperti Gampong Paya Biek tembus ke Gampong Teumpen.

“Kami masyarakat Bukit Seulamat Gampong Mate Ie berharap Pemerintah Aceh Timur membangunan jembatan baru yang layak karena jembatan peninggalan PT Asamera Oil sudah ambruk ke alur,” katanya.

Akibat ambruknya jembatan tersebut, tambah Fazilon, warga menuju gampong lain harus mencari jalur alternatif yang kondisinya juga memprihatinkan.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply