Dilarang masuk ke ruangan uji kelayakan calon KIP, mahasiswa tendang pintu dewan

KALANGAN mahasiswa melakukan aksi di depan ruangan Panitia Legislasi (Panleg) DPRK Aceh Utara. Mereka menendang pintu ruangan Panleg yang terkunci dari dalam. Di dalam ruangan tersebut, Komisi A sedang melakukan uji kelayakan dan kepatutan 15 calon anggota KIP, Jumat, 28 Juni 2013.

Pantauan ATJEHPOSTcom, mahasiswa bersorak dan menendang pintu ruangan Panleg, meminta diizinkan masuk untuk menyaksikan proses uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KIP. Pintu ruangan tersebut dijaga dua Satpam dan personil polisi. Di sini juga tampak Kepala Polsek Banda Sakti Lhokseumawe Iptu Ichsan yang berusaha menenangkan mahasiswa dan warga.

Mahasiswa dan warga terus berdatangan. Mereka meminta petugas keamanan memanggil pihak Humas DPRK yang berada dalam ruangan Panleg, tapi tak kunjung keluar. Massa geram karena sebelumnya Ketua Komisi A, Amiruddin B mengatakan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KIP terbuka untuk umum.

“Saat kita audiensi ke dewan minggu lalu, malah kita diharapkan  hadir oleh Komisi A, tapi saat kita datang hari ini dilarang masuk. Kami sangat kecewa, dikhianati dan dizalimi,” ujar Tri Juanda, salah satu mahasiswa.

Lantaran suasana semakin gaduh, tiba-tiba keluar anggota Komisi A, Anwar Sanusi. Setelah mendengar tuntutan mahasiswa, Anwar Sanusi minta waktu 15 menit untuk membahas hal itu dengan anggota Komisi A lainnya di ruangan Panleg.

Sementara di dalam ruangan Panleg, lewat celah pintu yang dibuka oleh Anwar Sanusi sekilas tampak pihak Komisi A sedang mewawancarai salah seorang calon anggota KIP, Chairul Mukhlis.

Mahasiswa dan warga terus saja melakukan aksi meminta Komisi A menggelar uji kelayakan dan kepatutan secara terbuka di ruangan sidang paripurna DPRK.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply